33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Proyek Sirkuit Mijen Baru 10 Persen

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG –Progres proyek Sport Center Mijen melenceng dari target. Jika dipersentase pembangunan sirkuit Mijen tersebut masih 10 persen, dari target yang dicanangkan 15 persen.

“Tadi menurut kontraktornya masih 10 persen, padahal targetnya 15 persen, kami monitoring terus. Karena masih tertinggal 5 persen,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan peninjauan di lokasi proyek Sport Center, kemarin (5/9).

Karena masih kurang dari target yang dicanangkan, Hendi –sapaan akrabnya–pun meminta pihak kontraktor untuk mempercepat pembangunan dengan menambah alat berat, karena proyek tersebut masih ada kelanjutannya di tahun depan.  “Kami meminta minggu depan kontraktor menambah jumlah alat beratnya,” katanya geram.

Anggaran untuk proyek Sport Center Mijen, lanjut Hendi, sebesar Rp 135 miliar dengan 2 tahun penganggaran. Untuk tahun ini sebesar Rp 50 miliar, dan sisanya akan diselesaikan pada 2018. “Untuk tahun ini, pengerjaannya cut and fill, pengaspalan untuk dijadikan sirkuit dan beberapa lokasi parkir,” katanya.

Pelaksana proyek sirkuit Mijen PT Mina Prima Abadi, Nur Ashadi, mengakui, jika pengerjaan proyek tersebut masih tidak sesuai dengan target yang ditentukan. Kendalanya adalah pada jumlah alat berat.

Ia menerangkan, pada 2017 ini, proyek pekerjaannya adalah pembuatan tribun besar dan kecil. “Ditambah pembuatan talud sirkuit dengan panjang 2,7 km. Luas total Sport Center Mijen 5,1 hektare,” bebernya

Sementara itu, pelaksanaan proyek gelanggang olahraga (GOR) Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang, sesuai dengan target yang diharapkan. Hal tersebut terlihat saat Hendi melakukan monitoring yang dilakukan Senin (5/9) pagi.

Hendi mengatakan, kontraktor pembangunan GOR TLJ sudah bekerja sesuai target, dan saat ini masih dalam tahap pembangunan lintasan atletik bertaraf internasional. “Dari laporan deviasi pengerjaan proyek tersebut positif, yakni mencapai sebesar 20 persen. Targetnya, awal November pengerjaan sudah rampung,” katanya.

Ia menuturkan, jika lintasan atletik yang sedang diselesaikan berupa lintasan sintetis, sebelumnya TLJ memiliki 6 lintasan, kini akan ditambah menjadi 8 lintasan,  karena menyesuaikan dengan standar internasional. “Optimistis kalau proyek ini akan rampung, dan bahan lintasan yang harus import juga sudah dipesan.  Dalam waktu tidak lama lagi akan datang,” ujarnya.

Hendi menerangkan, ke depan, TLJ  juga akan dilengkapi dengan skate park  untuk sepeda BMX,  skate board,  dan lapangan basket. Arena skate park tersebut,  jika sesuai target akan diresmikan pada Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang. (den/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Video dari Malaysia Dipakai untuk Narasi Penganiayaan di Medan

JawaPos.com - Sebuah video seorang berparas Tionghoa tampak sedang menganiaya seseorang dengan benda tumpul. Sejumlah netizen di Indonesia menyebut peristiwa dalam video itu merupakan...

Optimistis Kualitas Atlet PPLOP Meningkat

SEMARANG – Seleksi program Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng telah digelar. Sebanyak 16 cabor PPLOP selama tiga hari kemarin memburu atlet-atlet...

Filosofi Emprit Pemicu Karir Politik

RADARSEMARANG.COM - Berjiwa sosial, tak ada yang menyangka dari situlah titik awal bagi dr Sugeng Ibrahim akhirnya terjun ke dunia politik. Tidak tanggung-tanggung, awal...

Mural Nasionalisme Hiasi Lingkungan Warga Genuk

UNGARAN–Wajah Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tampak sumringah di salah satu sudut tembok RT 2/8 Kampung...

Tokoh Agama Sayung Tolak Hoak dan Ajakan People Power

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Tokoh agama KH. Zainal Arifin selaku pengasuh pondok pesantren Fathul Huda Desa Sidorejo Kecamatan Sayung Kabupaten Demak menolak hoak dan segala...

258 Proyek Berhasil Dikerjakan

​RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Pelaksanaan program pembangunan fisik tahun anggaran 2017, dinilai berhasil. Pasalnya, dari 260 paket pekerjaaan fisik di Kendal, 258 di antaranya telah...