33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Ditetapkan JC, Sekda Divonis 4 Tahun

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG-Sekalipun sudah ditetapkan sebagai pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum atau justice collaborator  (JC), Sekretaris Daerah (Sekda) nonaktif Kebumen, Adi Pandoyo yang terjerat kasus dugaan korupsi dan suap yang terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap saja mendapat vonis berat. Hal itu terungkap dalam sidang beragendakan putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (5/9).

Dalam putusannya, majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Adi Pandoyo selama 4 tahun serta denda Rp 200 juta subsidair 2 bulan, majelis juga menetapkan agar lamanya terdakwa selama dalam penangkapan atau penahanan dikurangi seluruhnya dengan pidana yang dijatuhkan, serta memerintahkan agar terdakwa tetap di dalam tahanan.

“Terdakwa Adi Pandoyo telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan tindak pidana suap,” kata majelis hakim yang dipimpin Siyoto dalam amar putusannya.

Majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 12 huruf a UU Nomor 31/ No. 31 /1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 tentang pemberantasan korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Jaksa Joko Hermawan juga mendakwa Adi dengan pasal 12 huruf B UU Nomor 31/ No. 31 /1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 tentang pemberantasan korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Siyoto mengatakan, untuk memberikan takaran yang tepat terkait pidana yang akan dijatuhkan ke terdakwa, pengadilan berpendapat perlu mempertimbangkan aspek-aspek yang melingkupi penjatuhan pidana, dengan menengok dimensi sosial yuridis, agar sebuah putusan pemidanaan tidak jauh dari nilai kemanusian dan keadilan mengigat hukum untuk manusia dan bukan sebaliknya manusia untuk hukum.

Atas vonis tersebut, terdakwa langsung menyatakan menerima, berbeda dengan penuntut umum (PU) KPK menyatakan pikir-pikir. “Atas putusan yang sudah dibacakan kami gunakan hak kami dengan pikir-pikir selama 7 hari,” kata PU KPK Fitroh Roh Cahyanto.

Putusan terhadap Adi Pandoyo diketahui jatuh lebih rendah dari tuntutan JPU KPK dengan pidana selama 5 tahun penjara serta denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sekdes Harus Patuhi Aturan Pengelolaan Keuangan Desa

UNGARAN – Sekertaris Desa (Sekdes) yang baru diminta untuk mematuhi aturan dan ketentuan dalam pengelolaan keuangan desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes)...

Ditangkap, Hina Jokowi di Facebook

SEMARANG-Slamet Wibowo, 29, warga Cangkiran RT 04 RW 04 Kecamatan Mijen terpaksa diringkus petugas Tim Cyber Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda...

Tanggul Jebol, 3 Kelurahan Banjir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Hujan deras yang disertai angin kencang Kamis siang (15/2) sampai malam kemarin, menyebabkan tanggul Sungai Beringin di RT 3 RW III Kelurahan Mangkang...

Tuntut Pengembang Pasang Instalasi Air

TEMANGGUNG - Puluhan warga Perumahan Villa Danupayan Permai (VDP) Desa Danupayan Kecamatan Bulu Temanggung, Selasa (28/3), beramai-ramai mendatangi kantor pengembang perumahan PT Kreasi Cipta...

DPRD Jateng Baru Sahkan 11 Perda

SEMARANG – Menjelang akhir 2017, DPRD Jateng hanya mengesahkan 11 Peraturan Daerah (Perda). Padahal mereka punya 20 Raperda yang harus disahkan. Artinya, hanya ada...

70 Pemudik Terjebak Longsor

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sebanyak 70 pemudik yang akan balik ke Jakarta, dengan menggunakan 4 unit mobil travel, dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan,...