33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Agen Asuransi, Profesi Menjanjikan yang Dipandang Sebelah Mata

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG- Industri asuransi merupakan bisnis anomali. Saat ekonomi lesu dan banyak bidang usaha tergerus dan anjlok, ternyata industri asuransi malah tumbuh. Hal itu juga terjadi di Indonesia, saat krisis, hanya industri asuransilah yang bertahan.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim pun mengakui hal itu. Menurut dia, asuransi jiwa akan tetap tumbuh dalam kondisi apapun. “Buktinya, dalam kondisi ekonomi terjelek di tahun 2015 lalu, asuransi jiwa masih bisa tumbuh 10 persen,” ujar Hendrisman baru-baru ini.

Bahkan, tahun ini, meski pun perekonomian global masih lesu, industri asuransi jiwa dapat terus tumbuh. AAJI memperkirakan, pertumbuhannya sekitar 10-30 persen.

Tahun 2016 lalu, AAJI mencatat total pendapatan industri asuransi jiwa melonjak 57,4 persen. Pendapatan industri asuransi jiwa di 2016 mencapai Rp 208,92 triliun, tahun sebelumnya hanya Rp 132,74 triliun. Padahal saat itu, tengah terjadi perlambatan ekonomi global maupun domestik.

Dalam beberapa tahun ke depan, pertumbuhan diperkirakan akan berlanjut, apalagi melihat kondisi penetrasi asuransi di Indonesia yang masih sangat rendah. Berdasarkan data AAJI, penetrasi asuransi di Indonesia per triwulan I – 2017 hanya 2,7 persen dari produk domestik bruto. Angka itu lebih rendah dari negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand yang sudah di atas 5 persen.

Rendahnya penetrasi itu merupakan potensi dan kesempatan besar untuk digarap industri asuransi. Makanya, melihat hal itu, Hendrisman meyakini industri asuransi akan terus tumbuh. Prospek besar ini semestinya ditangkap para pencari kerja untuk terjun ke dunia asuransi, salah satunya menjadi agen.

Namun, saat ini profesi menjadi agen asuransi belum menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Profesi ini pun kerap dipandang sebelah mata bagi banyak orang. Padahal, agen asuransi merupakan profesi mulia yang berguna bagi banyak orang. Hal itu diakui Sie Keristina, Senior Financial Planner Manulife Indonesia. “Ini profesi mulia, karena kita bisa membantu orang yang kesusahan ketika mereka mendapat risiko,” ujar dia.

Menurut salah satu agen terbaik Manulife ini, profesi agen asuransi memang belum menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Menjadi agen asuransi masih menjadi pilihan terakhir. Biasanya, seseorang terjun menjadi agen kalau ia sedang menganggur, atau untuk mengisi waktu luang saat sedang melamar pekerjaan di tempat lain.

“Padahal, menjadi agen asuransi prospek menarik. Kalau kerja di perusahaan, setelah lulus kuliah, paling rata-rata terima gaji UMR. Padahal, uang sekolah dan kuliah sudah mahal.Kalau jadi agen, kita yang menentukan penghasilan, bukan company,” ujar Keristina yang tahun ini dinobatkan menjadi Top Agent of The Year Manulife.

Mantan karyawati sebuah perusahaan properti ini mengakui, sejak menjadi agen Manulife pada 2003 lalu, penghasilannya jauh di atas penghasilan sebelumnya di perusahaan properti. Bahkan, kata Keristina, angkanya lebih dari 10 kali lipat. Padahal, beban kerja lebih berat ketika di perusahaan semula.

Hal senada dikatakan Stella Elsya, anggota Manulife Titanium Club di Singkawang, Kalimantan Barat. Menurut dia, profesi agen asuransi itu istimewa. “Ini pekerjaan mulia. Ada beberapa nasabah yang divonis menderita penyakit kritis, serangan jantung pertama, kanker, ataupun baru terdiagnosa kanker, mereka sudah bisa mendapatkan uang klaim. Dan itu bisa membantu meringankan beban mereka, saya sungguh berkesan saat bisa membantu klien saya seperti itu,” papar Stella yang mengaku setiap tahun bisa jalan-jalan ke luar negeri dan menginap di hotel bintang lima berkat menjadi agen Manulife. Ia sudah keliling dunia seperti ke AS, Rusia, Jepang, dan sejumlah negera lainnya.  “Semua ini karena Tuhan. Kalau kita punya masalah, kita berdoa, agar jalan saya dikuatkan.Tiap malam saya berdoa, agar diberi kekuatan,” katanya.(bis/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pagi Terima Leprid, Siang Bertemu Ganjar

SEMARANG-Impian Fanny Nabiella, bocah 6 tahun yang sudah mengoleksi 110 piala dan 80 piagam dari lomba menggambar dan mewarnai bertemu idolanya Gubernur Jateng Ganjar...

Perjanjian Fidusia Diakui Ada

SEMARANG - Terungkap fakta baru, bahwa memang ada perjanjian fidusia atau perjanjian utang piutang kreditor kepada debitor yang melibatkan penjaminan 4 unit chasis bus yang sedang...

Menang Telak, Persik Lolos 16 Besar

KENDAL—Persik Kendal dipastikan lolos ke babak 16 besar dalam Liga 3 Indonesia. Kepastian tersebut didapat, setelah tim asuhan Muhammad Yasin menang telak mengalahkan lawannya...

Sensasi Variasi Kopi Klasik dan Modern

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Menikmati kopi kini telah menjadi bagian dari gaya hidup. Varian penyajian pun berkembang, mulai dari mengeksplor citarasa kopi klasik hingga modern....

Implementasi Pendidikan Kecakapan Hidup ABK

ADANYA Undang Undang yang menaungi ABK atau Anak Berkebutuhan Khusus dalam hal pemenuhan hak ataupun kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan  pekerjaan di tengah-tengah masyarakat...

Temukan Handphone di Sel Lapas Kedungpane

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kedungpane Semarang melakukan penggeledahan seluruh sel yang dihuni warga binaan pemasyarakatan (WBP). Razia kali ini...