33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

15 Kabupaten Jadi Sorotan

Atasi Kemiskinan, Libatkan Mahasiswa KKN

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG  Limabelas kabupaten di Jawa Tengah mendapat sorotan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda). Sebab tingkat kemiskinan di 15 daerah tersebut masih tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, tingkat kemiskinan di Jateng berada di angka 13,01 persen. Dan tertinggi di 15 daerah tersebut.

Ke-15 kabupaten tersebut adalah Grobogan, Purworejo, Kebumen, Sragen, Pemalang, Wonosobo, Brebes, Banyumas, Klaten, Cilacap, Rembang, Banjarnegara, Demak, Blora, dan Purbalingga.

Sebagai salah satu upaya penanggulangan kemiskinan di daerah tersebut, Bappeda melibatkan 15 perguruan tinggi melalui pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN). Ditandai dengan penandatanganan kerjasama di Gedung UPP Tepkin Provinsi Jateng, Selasa (5/9).

Ruang lingkup perjanjian kerjasama tersebut diantaranya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan kualitas perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kemiskinan itu bermacam-macam, ada kemiskinan absolut yang memang berada dalam usia non produktif, itu seperti kesusahan dalam akses sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan. Juga kemiskinan usia poduktif yang masih bisa bekerja,” jelas Sujarwanto.

Adanya KKN  merupakan salah satu upaya intervensi terhadap penduduk yang masih berada dalam lingkar kemiskinan di Jawa Tengah. Sebelum melaksanakan KKN, mahasiswa dibimbing tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan contoh praktek kepada masyarakat yang berada dalam garis kemiskinan untuk mengembangkan keahlian atau kemampuan yang mereka miliki. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mengolah dan mengajarkan nilai kebudayaan lokal Jawa Tengah.

Agar sinergi ini berjalan dengan baik Bappeda Jateng juga mengumpulkan beberapa kepala desa untuk program sosialisasi KKN dalam rangka penanggulangan kemiskinan.

“Sudah dimulai, ada 800 mahasiswa KKN dari Unika Soegijapranata yang dikirim ke beberapa kabupaten di Jateng untuk merealisasikan upaya ini,” ujar Sujarwanto yang juga ikut memprakarsai gerakan penanggulangan kemiskinan di Jateng.

Dalam konteks penuntasan kemiskinan, kerja sama antara provinsi, kabupaten, dan perguruan tinggi memiliki dampak yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kalau data kemiskinan sekarang 13,01 persen, maka kita harapkan dengan upaya penanggulangan kemiskinan melalui KKN ini pada akhir 2018 angka kemiskinan berada di 10,2 persen,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNNES, Totok Sumaryanto mengatakan, lembaga pendidikan yang membina program-program perkuliahaan di perguruan tinggi seperti KKN dinilai cukup memiliki peran penting dalam penuntasan kemiskinan, khususnya di Jateng.

“Kerja sama ini tidak hanya hasil dari kegiatan belajar lembaga pendidikan dengan para pengenyam pendidikan, namun juga melatih mahasiswa untuk belajar dan bekerja dan mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat,” tandasnya. (mg47/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menuju World Heritage Kota Lama Terus Dibenahi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menargetkan kawasan Kota Lama Semarang dapat diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia pada 2020 mendatang. Saat ini, Kota...

Alas Kaki Simpel dan Nyaman Sedang Tren

SEMARANG – Selain desain yang menarik, kenyamanan saat dikenakan juga menjadi salah satu faktor penentu dalam pemilihan alas kaki. Hal ini seiring dengan aktivitas...

Proses Kredit Cukup 25 Menit

SEMARANG- Spektra, brand pembiayaan milik FIFGroup yang melayani kredit elektronik, perabot rumah tangga, dan gadget, menargetkan meluncurkan proses kredit cepat kurang dari 25 menit....

Lebih Dekat dengan Komunitas Sinema Demak

Komunitas Sinema Demak menjadi satu-satunya komunitas film yang ada di Kabupaten Demak. Bukan sekadar memutar film, tetapi visi misi komunitas ini adalah menyampaikan pesan-pesan...

Targetkan ZIS Rp 3 Miliar

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Demak tahun ini menargetkan bisa meraup tarikan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 3 miliar....

Wayang Kardus, Cinta Matematika

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pelajaran matematika biasanya menjadi momok tersendiri bagi kalangan siswa karena dianggap sulit dan membosankan. Hal itulah yang mendorong Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdiankepada...