32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Siapkan KIA Untuk 85.266 Anak

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) siap membuat Kartu Identitas Anak (KIA). Setelah bersama dengan 50 kota/ kabupaten lain se-Indonesia ditunjuk langsung oleh Kementrian Dalam Negeri sebagai pelaksana kegiatan ini mulai tahun 2017.

Dipilihnya Kota Pekalongan sebagai salah satu penyelenggara penerbitan KIA sendiri, karena Kota Pekalongan dianggap telah sukses memenuhi target dalam pengurusan akta kelahiran anak. Untuk diketahui di Jawa Tengah, hanya ada tiga kabupaten/ kota yang ditunjuk Kemendagri untuk menerbitkan KIA, selain Kota Pekalongan, juga ada Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Sukoharjo.

“Alhamdulillah kita, dalam penerbitan akta kelahiran anak sudah melebihi dari target nasional yang ditetapkan yaitu 75 persen. Sedangkan capaian kita 84,6 persen, sehingga kita mendapat reward dari Kemendagri ditunjuk untuk segera menerbitkan KIA,” kata Kepala Dindukcapil Kota Pekalongan Kustiati Sri Mulyani saat pelaksanaan Sosialisasi Penerbitan Kartu Identitas Anak,  di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Selasa (5/9).

Pada sosialisasi tersebut dilaksanakan selama 2 hari dan dihadiri oleh 225 orang yang berasal dari Kepala Sekolah SD, MI, PAUD, dan TK. Pihaknya sengaja menggandeng Dinas Pendidikan, dengan harapan bisa ikut serta mensosialisasikan pembuatan KIA ini untuk anak didiknya. Karena memang sasaran pembuatan KIA adalah anak-anak berusia 0 sampai 17 tahun.

Dijelaskan Tia, untuk mendapatkan KIA, orang tua yang berdomisili di Kota Pekalongan bisa langsung datang ke kantor Dindukcapil dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan. Untuk anak usia 0 sampai dengan 5 tahun tidak perlu disertakan foto, namun untuk anak usia 5 sampai dengan 17 tahun harus disertakan foto diri yang terbaru.

“Orang tua tinggal datang langsung dengan membawa persyaratan diantaranya fotocopy akta kelahiran anak, fotocopy KK, fotocopy KTP-el kedua orang tua,” papar Tia.

Plt Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Doyo Budi Wibowo mengungkapkan, tujuan diterbitkannya KIA sendiri karena merupakan amanat Undang-undang dalam Permendagri No 2 Tahun 2016 tentang KIA. Disamping itu, adanya KIA dapat meningkatkan pendataan, serta sebagai upaya perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

Harapannya seluruh anak di Kota Pekalongan yang berjumlah 85.266 jiwa mendapatkan KIA, karena memang selama ini tidak ada kartu identitas yang khusus bagi anak yang tergabung dengan SIAK

“Diterbitkannya KIA ini tentu akan sangat bermanfaat bagi anak, guna memberikan hak konstitusional kepada anak sekaligus mewujudkan Kota Pekalongan sebagai Kota Layak Anak sesuai dengan visi dan misi pemerintah,” ujar Doyo.(han/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here