33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Copot Pengumuman Rekrutmen Driver

Ketika Satpol PP Kembali Tutup Kantor Gojek

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Petugas Satpol PP Kota Magelang, kembali menutup kantor Gojek di Jalan Kolonel Soegiono, Senin (4/9) kemarin, dengan banner bertuliskan: Penutupan PT Gojek Kota Magelang.

PEMASANGAN banner, sebagai bentuk tindakan tegas kepada manajemen Gojek yang diindikasikan masih beroperasi. Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana, Senin (4/9) kemarin, mengatakan, kantor Gojek disinyalir tetap beroperasi setelah pada 9 Agustus lalu, Pemkot meminta operasional kantor berhenti total.

Langkah tersebut, menurut Singgih, berdasarkan informasi warga dan pantauan pihaknya bahwa masih tampak beberapa aktivitas yang menunjukkan beroperasinya kantor.

“Kami sudah minta manajemen Gojek menutup kantornya, karena melanggar Perda No 6 tahun 2015 tentang ketertiban umum. Gojek tidak memiliki SIUP, sehingga tidak boleh ada aktivitas kantor,” tegas Singgih.

Singgih menjelaskan, berdasarkan pengamatan di lapangan dan aduan masyarakat, selama rentang 9 Agustus sampai Minggu (3/9) lalu, Gojek diduga tetap melakukan aktivitas kantor. Karena itu, pihaknya bertindak tegas, dengan memasang banner/spanduk penutupan.

“Kami mendatangi kantor setempat dan menemui pihak manajemen. Kami sampaikan komitmen yang sudah dicapai pada 9 Agustus lalu untuk menutup kantornya. Tapi, ternyata masih ada aktivitas kantor. Manajemen Gojek pun mempersilahkan kami pasang banner itu.”

Singgih mengatakan, manajemen Gojek boleh beraktivitas di gedung yang sudah disewanya, hanya sebatas tempat tinggal, bukan urusan kantor. Seperti administrasi atau rekrutmen karyawan/driver ojek online. “Kalau hanya tempat tinggal silahkan, karena memang gedung itu sudah disewa. Tapi, tidak boleh kalau ada aktivitas kantor atau usaha, karena Gojek tidak memiliki SIUP.”

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah Satpol PP, Rumiyati, menambahkan, Gojek tidak memiliki izin usaha. Sehingga tidak boleh ada aktivitas usaha di kantor tersebut.

Rumiyati mengatakan, ia sendiri yang memimpin pemasangan banner/spanduk penutupan kantor. “Kami datang bersama 10 personel untuk memasang spanduk itu. Selain itu, kami juga melepas pengumuman perekrutan yang masih terpasang di dinding kantor Gojek.”

Jika setelah pemasangan spanduk penutupan, Gojek masih melakukan aktivitas usaha, Rumiyati menegaskan, pihaknya akan bertindak lebih tegas. Bukan tidak mungkin, Satpol PP akan menyegel fisik bangunan yang telah disewa Gojek.

“Bisa saja kita segel fisik bangunannya. Ranah kami sebatas itu. Sedangkan urusan aplikasi yang digunakan para driver ojek online menjadi kewenangan instansi lain. Kami menegakkan Perda yang berlaku pada siapapun.” (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Undip Tingkatkan Daya Saing Lulusan

SEMARANG - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) kini telah memiliki skema pengaturan bersama untuk profesi insinyur dan arsitek. Skema yang dikenal dengan Mutual Recognition Arrangements...

PMI Kekurangan Stok Darah

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal mengaku kekurangan stok kantong darah selama Ramadan ini.  Kekurangan ini lantaran minimnya pendonor darah selama bulan...

Kepala SD Diduga Terlibat Penipuan

SEMARANG - Kepala SD yang ada di Kelurahan Ngesrep Kecamatan Banyumanik, berinisial B, diperiksa penyidik kepolisian Polrestabes Semarang. Pemeriksaan ini terkait dugaan kasus penipuan...

Kenalkan Budaya Literasi ke Dunia Internasional

RADARSEMARANG.COM - MASYARAKAT memiliki keragaman budaya, budaya itu berasal dari kata budhi yang berarti akal, budaya masyarakat dibentuk karena kebiasaan (kecerdasan/akal) dan fasilitas alam...

RSJ Buka Layanan Rehabilitasi Napza

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr Soerojo Magelang meresmikan pengembangan layanan baru. Yakni layanan kesehatan jiwa, rehabilitasi napza dan rehabilitasi psikososial...

PP Harus Jadi Benteng Penjaga Pancasila

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Organisasi Pemuda Pancasila (PP) harus menjadi benteng penjaga Pancasila dan turut memberikan sumbangsih pemikiran utamanya solusi terkait persoalan bangsa. Hal tersebut...