33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Hadapi Generasi Z Guru Harus Melayani

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Perkembangan zaman yang terjadi saat ini dimanfaatkan oleh generasi Z (kelahiran 1995-2010) untuk memanfaatkan teknologi informasi di segala bidang, termasuk pendidikan. Dengan majunya zaman, guru ataupun dosen pun harus melakukan metamorfosis agar pembelajaran kepada siswa bisa diterima dengan baik.

Guru Besar Teknologi Pembelajaran Universitas Negeri Malang (UNM), Prof I Nyoman Sudana Degeng, mengatakan, saat ini guru harus melakukan revolusi mental, yakni harus merubah mindset minta dilayani tetapi melayani siswa. “Visi melayani adalah guru mesti memahami apa yang dibutuhkan oleh siswa. Jangan siswa yang harus mengikuti keinginan guru,” terangnya usai acara ‘Bimbingan Teknis Penyusunan Perangkat Pembelajaran ‘ di Universitas PGRI Semarang (Upgris), kemarin,

Menurutnya, guru harus bisa menguatkan karakter para siswa, sehingga muncul rasa cinta terhadap guru yang saat ini mulai hilang. “Di era yang serba maju dan digital saat ini, semua bisa dipelajari di internet,” katanya.

Strategi pembelajaran di era globalisasi dan majunya teknologi saat ini, membuat kebutuhan siswa semakin beragam, sehingga diperlukan sebuah strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan potensi siswa, dengan tujuan akhir materi yang diajarkan bisa diterima dengan baik dan memajukan anak bangsa melalui pendidikan. “ Strategi pembelajaran ke siswa juga harus diubah, tidak bisa memakai model konvensional,” ujarnya.

Pengamat Pendidikan Jawa Tengah, Dr Muhdi mengatakan jika universitas yang mendapakan dana hibah revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) dari pemerintah, harus bisa berkontribusi untuk meningkatkan bidang pembelajaran. Caranya dengan meningkatkan kualitas dosen dengan mendatangkan pakar yang berpengalaman di bidang pembelajaran. “Harus ada revitalisasi, salah satunya adalah melakukan perubahan proses belajar mengajar dan membuatnya lebih inovatif dan sesuai tuntutan zaman,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Rektor Upgris Ini menjelaskan jika tantangan guru di masa mendatang akan semakin berat, pasalnya mereka akan mengadapi generasi muda yang lebih melek terhadap teknologi informasi. Sehingga univeritas yang mendapatkan dana LPTK harus bisa mencetak guru yang tidak hanya melek IT namun juga menginspirasi dan menggairahkan dalam suasana pembelajaran. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Napiter dengan Lingkar Perdamaian

Para narapidana terorisme dan tamu mereka yang merupakan mantan teroris bergurau tentang makanan serta bertukar kabar soal keluarga dan teman. Silaturahmi serupa dijalin yayasan...

Polwan Jabat Waka Polres Wonosobo

WONOSOBO–Pergantian jabatan kembali berlangsung di Polres Wonosobo. Belum genap menjabat lima bulan, Kompol Christian Aer pada posisi Wakil Kepala Polres Wonosobo (Waka Polres), kemarin...

USM BC Sabet Tiga Juara Liga Master

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perkumpulan Bulutangkis (PB) USM Badminton Club (USM BC) Semarang berhasil menyabet tiga juara tunggal USM Blibli Flypower Liga Bulutangkis Jateng &...

Menunggu Dipindah

RADARSEMARANG.COM, Patung legenda sepakbola Indonesia, Ribut Waidi di pinggir Jalan Teuku Umar Semarang yang terkena pelebaran untuk proyek underpass Jatingaleh belum juga dipindah. Patung...

Perbaikan Jembatan Banjir Kanal Barat

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja menambal aspal jembatan Banjir Kanal Barat di Jalan Jenderal Sudirman yang mengalami keretakan, Rabu (11/7) kemarin. Diperkirakan pekerjaan tersebut membutuhkan...

Tolak Ormas Anti Pancasila

SEMARANG - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah kecewa terhadap pemerintah terkait sikapnya kepada ormas anti Pancasila. Pemerintah dinilai tidak tegas dengan gerakan-gerakan...