33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Geluti Biro Wisata, Setelah sang Ayah Sakit

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

JIKA Sholichul Adam dan Ramadhan Aziz Fajar Laksono merintis bisnis biro perjalanan wisata dari nol, berbeda dengan Aldila Nur Khoironi, 22. Mahasiswa semester akhir Prodi Komunikasi Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang ini  melanjutkan pekerjaan ayahnya, Toningatno, sebagai pengusaha tour and travel.  Di usianya yang masih sangat muda, Aldi – sapaannya– mencoba meneruskan bisnis keluarga sebagai pemilik CV Alfin Tour and Travel.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Adli mengatakan jika ketertarikannya terjun di dunia bisnis biro wisata awalnya tidak disengaja. Saat masih kelas 1 SMA, ia kerap diajak ayahnya ikut bekerja di sela libur sekolah.

“Dulu diajak bapak, saya ingat sekitar tahun 2010. Saat itulah saya diajarin dan mulai tertarik di bisnis ini,” ujar cowok kelahiran Semarang, 16 Januari 1995 ini.

Ia mengenang, usaha biro wisata mulai dirintis ayahnya pada 2002 dengan modal awal sekitar Rp 50 juta. Setelah dianggap cukup umur, ayahnya mengajarkan dirinya untuk mandiri, apalagi Aldi adalah anak pertama dari tiga bersaudara yang tentunya harus menjadi contoh bagi adik-adiknya.

“Dulu waktu ikut pertama, sengaja diajak agar lebih mandiri dan tahu susahnya cari duit. Belum lagi masalah-masalah yang ada di lapangan ketika memberangkatkan rombongan,” kenangnya.

Contoh simpelnya, lanjut Aldi, adalah cara untuk melobi, menghadapi driver, berkoordinasi dengan orang banyak, seperti rumah makan, agen ticketing hingga presentasi kepada calon pengguna jasa biro wisata miliknya. Lambat laun, kemampuan Aldi pun terasah, hingga ia melanjutkan usaha ayahnya yang mulai sakit-sakitan.

“Bapak yang ngajarin semua, karena saya masih muda untuk melobi atau melakukan kerja sama, biasanya saya ngajak tante saya yang juga membantu usaha ini,” jelasnya.

Target pasar dari Alfin Tour and Travel, lanjut Aldi, adalah sekolah, perguruan tinggi hingga kalangan umum. “Kalau study tour di sekolah kan setiap tahun ada, belum lagi kunjungan rombongan atau piknik perusahaan, prospeknya masih bagus dan banyak tempat wisata yang kini dibuat oleh pemerintah, jadi ada magnet tersendiri,” bebernya.

Kurang lebih selama tiga tahun terakhir menggantikan posisi ayahnya, Aldi mengaku jika persaingan antar biro wisata saat ini kian ketat. Sehingga diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan pelayanan yang memuaskan agar pelanggan tidak kecewa hingga melakukan repeat order atau malah menjadi langganan. “Kalau paling jauh sih ke Lombok, Mas, Insya’Allah setelah lulus kuliah mau mengembangkan lagi usaha, kalau bisa keluar negeri,” katanya.

Suka duka menjalankan bisnis tersebut, lanjut Aldi, adalah ketika ia tidak bisa membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah. Apalagi kalau pas ada job, dengan terpaksa ia harus meninggalkan kuliah. Meski begitu, ia tidak ingin meninggalkan studinya karena baginya pendidikan sangat penting.

“Kalau bolos kuliah ya terpaksa mengejar mata kuliah yang ketinggalan, termasuk tugas juga. Itu saja sih, kalau dukanya tentu pas merugi, karena ada client yang nggak jujur,” ucapnya.

Saat ini, Afin Tour and Travel memiliki 5 karyawan tetap, sementara karyawan lepas atau freelance sekitar 15 orang, tergantung jadwal keberangkatan yang ada. Ke depan ia berambisi untuk lebih meningkatkan usaha yang diturunkan ayahnya tersebut, salah satunya lebih menguatkan sumber daya manusia dan memperluas pangsa pasar. (den/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Raja Salman Pastikan ke Indonesia Awal Maret

RAJA Arab Saudi yang memiliki sebutan resmi sebagai Khadimul Haramain as-Syarifain, Pelayan Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud dipastikan akan berkunjung...

Kokola Diterima Pecinta Biskuit

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Biskuit produk Kokola telah diterima oleh masyarakat Jawa Tengah karena jaminan kehalalannya.   Public Relations Biskuit Kokola Halal Jawa Tengah, Afra Widyawiratih Arini menyampaikan,...

Nelayan Batang Akan Kembali ke Cantrang

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Nelayan di wilayah Kabupaten Batang menegaskan tetap akan menggunakan alat tangkap ikan cantrang.  Sebab, selama ini sejumlah nelayan yang menggunakan alat...

Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

MEMILIKI lingkungan yang bersih, menjadi dambaan semua orang. Namun untuk mewujudkannya, diperlukan peran besar oleh setiap orang. Karena itulah, gadis bernama lengkap Hirda Rahmah,...

Berbekal Pengalaman Jurnalis, Bertekad Bela Kaum Marginal

Segudang perkara berhasil ditangani Hermansyah Bakri, sejak disumpah menjadi advokat pada 2014 lalu, melalui organisasi Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) pimpinan Prof Dr Todung Mulya Lubis...

Gaharu dan Parfum Arab Saudi Koleksi Lurah Peneleh M. Khusnul Amin

Hobi dan koleksi Lurah Peneleh M. Khusnul Amin bisa dibilang lain daripada yang lain. Dia mengoleksi gaharu dan parfum dari Arab Saudi. Selain karena...