33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Demak dan Brebes Masuk Zona Merah

Terkait Sanitasi Sehat

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG- DPRD mendorong Gubernur Jateng untuk mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) untuk menguatkan percepatan program “Stop Buang Air Besar Sembarangan” di Jateng. Hal ini cukup beralasan, karena masih banyak daerah yang memiliki permasalahan terkait dengan sanitasi atau jambanisasi sehat.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Nur Khasanah, mengatakan, sanitasi sehat merupakan hak dasar setiap masyarakat. Padahal Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan (BABS) di Jateng tergolong tinggi. Ketika hak dasar itu tidak dipenuhi, jelas akan memicu berbagai persolan  di lapangan. “Jika sanitasi tidak sehat, jelas akan memicu terjadinya berbagai penyakit terhadap masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, masih banyaknya orang yang belum sadar sanitasi bersih merupakan persoalan serius. Sebab, selama ini setiap  kecamatan hanya diberi surat edaran yang sifatnya sekadar imbauan. Kondisi ini jelas membuat tidak ada rasa jera dan banyak yang tidak tertib. “Dengan adanya Pergub ini akan maksimal karena ada unsur ketegasan. Pergub itu nanti juga bisa dijadikan sebagai indikator kinerja kabupatan/kota, sehingga setiap tahun bisa dicek-silang bagaimana kinerja tiap daerah,” ujarnya.

Dewan mengaku siap untuk memberikan bantuan dan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan kesehatan mengenai ODF dan BABS ini, karena peningkatan kesehatan merupakan prioritas. Kesadaran masyarakat tentang sanitasi memang perlu didorong, karena di sejumlah daerah banyak yang masih belum tertib. “Di Brebes dan Demak, misalnya sekarang masuk dalam zona merah. Kami akan mendukung terhadap pembuatan jamban di daerah-daerah,” kata Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Hasan Asy’ari.

Tidak bisa dipungkiri, jika di sejumlah daerah masih terjadi berbagai persoalan mengenai ODF dan BABS. Sejumlah daerah masih membutuhkan banyak perhatian dan bantuan dari pemprov agar permasalahan sanitasi bisa terkurang. Di Brebes misalnya sampai sekarang baru 68 persen dari total wilayah yang sudah memilikinya. “Selain itu, di Batang juga masih jauh dari harapan. Kami berharap supaya bisa lebih mempercepat  terwujudnya lingkungan masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya kesehatan,” ujarnya. (fth/aro)

Berita sebelumyaBikin Kotor Trotoar
Berita berikutnyaOrgasme Sulit Akibat Obesitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tiga Kali Ikut SEA Games

SEJAK kelas 3 SD, Dewi Setyaningsih sudah menggeluti olahraga loncat indah. Berkat olahraga ini, Dewi –sapaan akrabnya—meraih banyak prestasi. Mulai kejurnas, Pekan Olahraga Nasional...

Manfaatkan Sumber Air Hangat

BAWEN – Di Desa Kandangan kecamatan Bawen terdapat sebuah sumber mata air hangat yang masih alami. Oleh warga Desa, terutama warga Dusun Tugusari di mana...

Januari, Yaik Baru Ditutup

SEMARANG- Pasar Yaik Baru kompleks Pasar Johar direncanakan pada Januari 2018 mendatang segera ditutup. Para pedagang segera dipindah ke tempat relokasi tahap II di...

Diponegoro School of Nation

BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip menggelar Diponegoro School of Nation, 19-22 Oktober 2017 di PP-PAUDNI Regional II Ungaran, Kabupaten Semarang. Acara diisi symposium tokoh...

Tak Beri THR, Satu Perusahaan Dilaporkan

SEMARANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng telah menerima aduan terkait perusahaan yang diindikasi tidak akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada...

Tonjolkan Budaya di  HUT 

RADARSEMARANG.COM, SAlATIGA - Menyambut hari jadi yang ke-1268 pada 24 Juli 2018 mendatang, Pemkot Salatiga mengadakan sejumlah kegiatan untuk menyemarakkannya. Mulai dari resik-resik kutho,...