33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Demak dan Brebes Masuk Zona Merah

Terkait Sanitasi Sehat

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG- DPRD mendorong Gubernur Jateng untuk mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) untuk menguatkan percepatan program “Stop Buang Air Besar Sembarangan” di Jateng. Hal ini cukup beralasan, karena masih banyak daerah yang memiliki permasalahan terkait dengan sanitasi atau jambanisasi sehat.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Nur Khasanah, mengatakan, sanitasi sehat merupakan hak dasar setiap masyarakat. Padahal Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan (BABS) di Jateng tergolong tinggi. Ketika hak dasar itu tidak dipenuhi, jelas akan memicu berbagai persolan  di lapangan. “Jika sanitasi tidak sehat, jelas akan memicu terjadinya berbagai penyakit terhadap masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, masih banyaknya orang yang belum sadar sanitasi bersih merupakan persoalan serius. Sebab, selama ini setiap  kecamatan hanya diberi surat edaran yang sifatnya sekadar imbauan. Kondisi ini jelas membuat tidak ada rasa jera dan banyak yang tidak tertib. “Dengan adanya Pergub ini akan maksimal karena ada unsur ketegasan. Pergub itu nanti juga bisa dijadikan sebagai indikator kinerja kabupatan/kota, sehingga setiap tahun bisa dicek-silang bagaimana kinerja tiap daerah,” ujarnya.

Dewan mengaku siap untuk memberikan bantuan dan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan kesehatan mengenai ODF dan BABS ini, karena peningkatan kesehatan merupakan prioritas. Kesadaran masyarakat tentang sanitasi memang perlu didorong, karena di sejumlah daerah banyak yang masih belum tertib. “Di Brebes dan Demak, misalnya sekarang masuk dalam zona merah. Kami akan mendukung terhadap pembuatan jamban di daerah-daerah,” kata Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Hasan Asy’ari.

Tidak bisa dipungkiri, jika di sejumlah daerah masih terjadi berbagai persoalan mengenai ODF dan BABS. Sejumlah daerah masih membutuhkan banyak perhatian dan bantuan dari pemprov agar permasalahan sanitasi bisa terkurang. Di Brebes misalnya sampai sekarang baru 68 persen dari total wilayah yang sudah memilikinya. “Selain itu, di Batang juga masih jauh dari harapan. Kami berharap supaya bisa lebih mempercepat  terwujudnya lingkungan masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya kesehatan,” ujarnya. (fth/aro)

Berita sebelumyaBikin Kotor Trotoar
Berita berikutnyaOrgasme Sulit Akibat Obesitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rayakan 1 Dekade V-ixion Touring ke Karimunjawa

KARIMUNJAWA- Merayakan satu dekade kelahiran motor sport Yamaha V-ixion dan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 50 konsumen melakuan touring kemerdekaan di Kepulauan Karimunjawa. Mengambil...

Tuding Ada Permainan dari Bank Mandiri

SEMARANG - Ratusan anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana kembali melakukan aksi diam di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (20/4). Aksi tersebut digelar untuk...

Sukses Menegerikan Untidar

RADARSEMARANG.COM - RASANYA sulit memisahkan antara Universitas Tidar (Untidar) Magelang dengan Prof Dr Cahyo Yusuf MPd. Mantan rektor ini merupakan tokoh di balik suksesnya...

Keberhasilan Program Pembangunan Turunkan Angka Kemiskinan

RADARSEMARANG.COM - KEBERHASILAN Pemerintah Kabupaten Magelang dalam berbagai program pembangunan, dinilai cukup sukses. Salah satu tolak ukur yang bisa menggambarkan adalah turunnya angka kemiskinan...

Nonton dengan Hati, Kerap Nangis Berjamaah

RADARSEMARANG.COM - Lima belas tahun berkumpul untuk mendukung tim kesayangannya, PSIS, banyak suka duka, serta perjuangan yang dirasakan Panser Girl Semarang. Apa saja cerita dari...

Diprediksi Muncul Tujuh Pasang Calon

TEMANGGUNG—Masyarakat Temanggung diminta proaktif mengikuti setiap tahapan Pilkada 2018 (pemilihan gubernur-wakil gubenur dan bupat-wakil bupati). Salah satunya, memastikan terdaftar pada Daftar Pemilih Sementara (DCS)...