33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Demak dan Brebes Masuk Zona Merah

Terkait Sanitasi Sehat

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG- DPRD mendorong Gubernur Jateng untuk mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) untuk menguatkan percepatan program “Stop Buang Air Besar Sembarangan” di Jateng. Hal ini cukup beralasan, karena masih banyak daerah yang memiliki permasalahan terkait dengan sanitasi atau jambanisasi sehat.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Nur Khasanah, mengatakan, sanitasi sehat merupakan hak dasar setiap masyarakat. Padahal Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan (BABS) di Jateng tergolong tinggi. Ketika hak dasar itu tidak dipenuhi, jelas akan memicu berbagai persolan  di lapangan. “Jika sanitasi tidak sehat, jelas akan memicu terjadinya berbagai penyakit terhadap masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, masih banyaknya orang yang belum sadar sanitasi bersih merupakan persoalan serius. Sebab, selama ini setiap  kecamatan hanya diberi surat edaran yang sifatnya sekadar imbauan. Kondisi ini jelas membuat tidak ada rasa jera dan banyak yang tidak tertib. “Dengan adanya Pergub ini akan maksimal karena ada unsur ketegasan. Pergub itu nanti juga bisa dijadikan sebagai indikator kinerja kabupatan/kota, sehingga setiap tahun bisa dicek-silang bagaimana kinerja tiap daerah,” ujarnya.

Dewan mengaku siap untuk memberikan bantuan dan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan kesehatan mengenai ODF dan BABS ini, karena peningkatan kesehatan merupakan prioritas. Kesadaran masyarakat tentang sanitasi memang perlu didorong, karena di sejumlah daerah banyak yang masih belum tertib. “Di Brebes dan Demak, misalnya sekarang masuk dalam zona merah. Kami akan mendukung terhadap pembuatan jamban di daerah-daerah,” kata Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Hasan Asy’ari.

Tidak bisa dipungkiri, jika di sejumlah daerah masih terjadi berbagai persoalan mengenai ODF dan BABS. Sejumlah daerah masih membutuhkan banyak perhatian dan bantuan dari pemprov agar permasalahan sanitasi bisa terkurang. Di Brebes misalnya sampai sekarang baru 68 persen dari total wilayah yang sudah memilikinya. “Selain itu, di Batang juga masih jauh dari harapan. Kami berharap supaya bisa lebih mempercepat  terwujudnya lingkungan masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya kesehatan,” ujarnya. (fth/aro)

Berita sebelumyaBikin Kotor Trotoar
Berita berikutnyaOrgasme Sulit Akibat Obesitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dokter Kandungan Lelang Foto

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sebanyak 142 karya fotografi milik 41dokter kandungan memeriahkan Konggres Obstetri Ginekologi (KOGI) XVII 2018 di area Pusat Rekreasi & Promosi Pembangunan (PRPP) Kota...

Libur Waisak, Kuliner Magelang Laris

MAGELANG – Sejumlah tempat kuliner di Magelang menjadi jujukan pengunjung Candi Borobudur yang merayakan Waisak maupun liburan. Salah satunya warung Kupat Tahu Gimbal dan...

Pertahankan Juara Umum

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - SMP Muhammadiyah Muntilan kembali mempertahankan predikat juara umum pada cabang olahraga pencak silat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Magelang. Tujuh...

P3 l Halal Bihalal

RADARSEMARANG.COM - Dengan tema "hadirkan ketulusan di indahnya Fitri" P3 l (persatuan perusahaan periklanan) Jateng mengadakan acara Halal Bihalal bertempat di hotel Gets Semarang...

Lebih Dekat dengan Fang-Fang, Principal Landlord Property Semarang

Berawal dari tidak memiliki apa-apa, kini Fang-Fang sukses menjadi marketing agen properti. Dia adalah Principal (setara Direktur) Landlord Property Semarang. Seperti apa kisahnya? JOKO SUSANTO. PENGALAMAN...

PPSM Ujicoba PSCS Cilacap

MAGELANG–Hari ini, PPSM Sakti Magelang akan bertandang ke Stadion Wijayakusuma, markas PSCS Cilacap untuk melakukan laga uji coba, pukul 15.30. Pertandingan tersebut, sebagai salah...