33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Rumah Terbakar Saat Antar Hewan Kurban

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

UNGARAN – Ditinggal mengantarkan hewan kurban, rumah Saifudin, 56, warga Desa Kalitangi Kecamatan Jambu di lalap si jago merah, Jumat (1/9). Panuturan beberapa saksi mata, kejadian tersebut diketahui pada pukul 08.30 WIB.

Salah satu saksi mata yang juga tetangga korban, Adi Suratmo, 27, mengungkapkan sebelum diketahui asap pekat terlihat dari bagian belakang rumah tersebut. “Saya langsung memanggil beberapa warga yang melintas untuk diajak melihat dekat, karena posisi rumah dikunci,” kata Adi.

Adi mengaku sempat kaget ketika ternyata api sudah menjalar ke bagian atap dapur rumah. Sontak ia bersama Rofi’un, 34, saat itu langsung berusaha mencari peralatan seadanya untuk memadamkan api.“Ambil ember dan air. Mas Rofi’ lari memanggil warga yang lain untuk meminta bantuan,” katanya.

Saat kejadian, tidak banyak warga yang mengetahui karena tengah sibuk memotong daging kurban. Tak lama berselang, puluhan warga setempat pun mendatangi lokasi. Mereka bahu membahu mencoba memadamkan api yang sudah menjalar ke bagian atap rumah korban. Api cepat menjalar dikarenakan bangunan rumah semi permanen terbuat dari kayu. “Beberapa ada yang masih di pemotongan hewan kurban, beberapa warga yang lain membantu padamkan api. Intinya bagi tugas,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran pun datang ikut membantu proses penjinakan api. Ketika dikonfirmasi, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang ,Tajudin Noor mengungkapkan pihaknya menerjunkan tiga truk tangki pemadam.“Kejadian pastinya yang kita ketahui dari laporan warga pukul 08.30 WIB pagi,” ujar Tajudin.

Dijelaskannya, kebakaran berasal dari sebuah tungku di dapur yang saat itu dibiarkan menyala oleh pemilik rumah.“Pemilik rumah keluar sebentar untuk mengantar hewan kurban, mungkin lupa mematikan tungku,” ujarnya. Karena rumah terbuat dari kayu, api mudah menjalar ke bagian atap rumah korban. “Api dari tungku menjalar ke tumpukan kayu yang letaknya hanya beberapa sentimeter dari tungku, lalu menjalar,” katanya.

Beruntung api bisa dipadamkan hingga tidak menyentuh semua bagian rumah korban. Beberapa barang berharga seperti alat elektronik berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang.

Dikatakan Tajudin, dari peristiwa tersebut taksiran kerugian mencapai Rp 7 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban saat ini masih diungsikan di rumah tetangga yang letaknya tidak jauh dari rumahnya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ratusan Warga Solo Antusias Ikuti Ayo Obah

RADARSEMARANG.COM, SURAKARTA - Sebanyak 600 warga masyarakat dari se-eks Karesidenan Surakarta antusias mengikuti seminar kewirausahaan Gerakan Ayo Obah. Gerakan dicanangkan Calon Gubernur dan Wakil...

Anggota TNI Dikeroyok Pemuda

RADARSEMARANG.COM, REMBANG – Anggota TNI bernama Pratu Sistiyar harus dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno karena tulang bahunya geser. Sistiyar dan empat rekannya yang...

Wadah Berbagi Kebahagiaan Penyandang Disabilitas

RADARSEMARANG.COM - Komunitas Sahabat Unik Luar Biasa atau Sulbi merupakan gerakan yang dilakukan kelompok pemuda asal Semarang untuk teman-teman penyandang disabilitas. Seperti apa? NIKEN PRAHASTIWI SULBI...

Pementasan Gabungan Kali Pertama setelah 1930

Tak banyak generasi muda sekarang yang mempelajari Tari Gambang Semarang. Karena itu, perlu upaya keras untuk terus mempertahankan keberadaan kesenian tradisional hasil akulturasi kebudayaan...

Siap Dukung Program Ganjar-Yasin

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kemenangan Ganjar Pranowo dan Gus Yasin dalam Pilgub Jateng membuktikan bahwa Jateng masih jadi basis Banteng, terutama Kabupaten Batang. Ditambah sosok...

Arus Mudik Naik 10 Persen

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Peningkatan arus mudik yang masuk ke Wonosobo pada H-4 Lebaran, meningkat sekitar 10 persen. Peningkatan pada H-4 Lebaran ini dinilai belum...