33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

DPRD Kota Magelang Tak Ada Reses

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – DPRD Kota Magelang hingga saat ini tidak melakukan reses seperti di kota dan kabupaten lainnya. Pasalnya, wilayah Kota Magelang cukup kecil sehingga dalam ketentuannya tidak memenuhi.

“Dalam ketentuan undang-undang dan tata tertib DPRD disebutkan bahwa reses dengan jarak minimal 18 km dari daerah setempat. Kota Magelang tidak sampai 18 km jaraknya. Jadi sejak dari dulu kita tidak ada reses, sehingga anggota dewan tetap berkantor seperti biasanya, ” kata Ketua Komisi C DPRD, Budi Prayitno, saat ditemui Kamis (31/8) lalu.

Meskipun DPRD Kota Magelang tidak ada reses, Budi mengatakan, setiap anggota dewan sudah seringkali bertemu dengan para konstituen dalam menyampaikan aspirasinya. Masa reses terdahulu, menurut Udik –sapaan akrab Budi Prayitno- hanyalah istilah saja karena sebelumnya program tersebut bernama jaring asmara (penjaringan aspirasi masyarakat).

Karena tidak ada reses di DPRD Kota Magelang, maka pihaknya tidak mengganggarkan tunjangan reses. “Sebenarnya pernah kami akan memasukan anggaran reses, namun karena ketentuan yang ada tidak memenuhi sehingga kami tidak pernah memasukkan ke dalam anggaran. Ya karena ketakutan para pengguna anggaran, padahal sebenarnya reses adalah salah satu kegiatan rutin anggota dewan, ” ujar ketua DPC PDI Perjuangan Kota Magelang tersebut.

Saat ini, pihaknya juga mengalami kebingungan terkait dengan penerapan PP Nomor 18 yang mensyaratkan adanya kegiatan reses. Meskipun begitu, menurut Udik, ketentuan baru tersebut bersifat luwes karena tunjangan reses nantinya include atau melekat di dalam tunjangan yang diterima anggota dewan setiap bulan.

“Jadi untuk anggota dewan nanti setiap bulan selain mendapat tunjangan transportasi, tunjungan bulanan lain, juga mendapat tunjangan reses setiap bulan. Dan wajib hukumnya setiap anggota dewan melaporkan kegiatan reses setiap bulan sebagai bentuk pertanggungjawaban penerimaan tunjangan itu, ” kata Udik.

Plt Ketua DPRD Kota Magelang, Titek Utami, membenarkan bahwa DPRD Kota Magelang tidak ada agenda reses. “Jadi anggota dewan ya berkantor seperti biasanya. Dalam penerapan PP Nomor 18 memang nantinya tunjungan reses diterima oleh anggota dewan. Jika nanti anggota dewan tidak melakukan kunjungan setiap bulan ya yang bersangkutan tidak akan menerima tunjangan. Karena ada pertanggungjawabannya, ” beber Ketua DPD Golkar tersebut. (cr3/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gowes Jadi Ajang Promosi Wisata

JEPARA – Ratusan penggemar sepeda mengikuti Gowes Jelajah Jepara, Sabtu (26/8). Event sepeda santai dengan rute mengelilingi sejumlah objek wisata di Jepara tersebut digelar...

Pemasangan APK Terkendala Bambu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemasangan alat peraga kampanye (APK) untuk dua pasangan calon (paslon) yang berlaga di bursa Pilgub Jateng 2018, terkendala jumlah bambu. Saat...

‘Nyanyi’ di Penjara, Nurul Huda Diisolasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Belum juga ‘nyanyiannya’ didengarkan seluruh warga Perum Bulog se-Indonesia, juru timbang Gudang Beras Bulog (GBB) Randugarut, Semarang, Nurul Huda, malah bernasib apes. Video...

Harus Bisa Curi Poin

SEMARANG – Tim PSIS Semarang akan melakoni laga lanjutan babak 16 besar versus PSMS Medan di Stadion Teladan Medan Sore (7/11) nanti. Laga tersebut...

Identifikasi Perilaku Mirip Tersangka

MUNGKID—Kasus tewasnya Kresna Wahyu Nuracmad, 15, oleh rekannya sendiri membuat SMA Taruna Nusantara melakukan sejumlah langkah antisipasi. Pihak sekolah akan men-screaning kembali para siswa...

Semarang Dimekarkan Jadi 26 Kecamatan dan 194 Kelurahan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rencana pemekaran wilayah kecamatan dan kelurahan di Kota Semarang terus digodok. Pemekaran ini dilakukan lantaran beberapa kecamatan dan kelurahan dinilai sudah...