33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Capai Rp 24 M

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG Realisasi Pendapatan Aset Daerah (PAD) dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih jauh dari target.

Kepala Badan Pengelolaan Daerah Jawa Tengah, Ihwan Sudrajad, mengungkapkan, target pendapatan pajak di wilayah Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Semarang II sebesar Rp 208 miliar. Namun hingga kini realisasi pendapatan pajak pembayaran kendaraan bermotor belum mencapai target.

Ya, masih di bawah tahun 2016. Tahun lalu sekitar Rp 122 miliar. Harusnya kalau kita mengikuti pergerakan yang lain, sudah Rp 146 miliar. Sampai hari ini (kemarin) masih Rp 24 miliar yang belum membayar,” ungkapnya saat launching Samsat Keliling Malam di Transmart Banyumanik, kemarin (31/8).

Ihwan menilai, tunggakan pajak sebanyak itu sangat memalukan. Sebab, wilayah UPPD Semarang II atau Banyumanik sebagaian besar dari masyarakat ekonomi menengah ke atas. Ia juga menyayangkan, di wilayah ini masih banyak kendaraan yang bernopol Jakarta.

“Jumlah Rp 24 miliar itu sangat besar. Masak kalah sama Pedurungan? Jadi, diimbau kendaraan yang menggunakan plat luar provinsi dapat di mutasi ke sini,” ujarnya.

Upaya mengatasi hal ini, pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan berbagai upaya terobosan dalam mengejar target tersebut. Salah satunya menempatkan mobil Samsat Keliling di pusat keramaian. Mobil tersebut membuka pelayanan di malam hari.

“Pelayanan di sini dibuka malam, mulai pukul 17.00 hingga 21.00. Kami juga siapkan buser untuk melakukan upaya paksa menjemput mobil mewah yang belum membayar pajak,” tegasnya.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Bakharudin, menambahkan, kesibukan masyarakat di saat jam kerja sering menjadikan enggan membayar pajak saat jatuh tempo. Sehingga dengan adanya pelayanan Samsat Keliling di malam hari, akan mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Bila kita meninggalkan pekerjaan tentunya tidak etis. Karena itu, kami menyiapkan Samsat Keliling malam hari, sehingga bisa dilakukan di luar jam kantor,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya langkah ataupun upaya ini potensi pembayaran pajak kendaraan bermotor di wilayah Banyumanik bisa meningkat. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat luas untuk proaktif dalam pembayaran pajak kendaraan.

“Kalau seperti yang disampaikan tadi, di sini sangatlah kurang proaktif masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk membayar pajak, dan kami bertanggung jawab untuk mendekatkan pelayanan pajak tersebut,” jelasnya.

Upaya lainnya, pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk memudahkan kepada masyarakat dalam pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Seperti membuat program Sakpole, BPKB online, dan SIM online.

“Itu cara untuk mempermudah masyarakat. Tinggal meningkatkan kesadaran masyarakat. Jika masyarakat tidak sadar akan membayar pajak, maka langkah terakhir yang dilakukan adalah upaya paksa,” tandasnya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semen Indonesia Gelar Pasar Murah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PT Semen Indonesia bekerjasama dengan Ikatan Istri Karyawan Semen Indonesia (IIKSMI) menggelar pasar murah dan memberi santunan kepada anak yatim. Tercatat ada 5.200...

Sempat Viral, Pelaku Berhasil Dibekuk

SEMARANG - Salah satu pelaku perampasan disertai pembacokan di Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, yang terekam kamera CCTV berhasil diringkus aparat Polrestabes Semarang. Pelaku ternyata...

Ritual Ceng Beng Hormati Leluhur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puluhan warga Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Tjie Lam Tjay memperingati ritual Ceng Beng dengan mendatangi makam orang tua atau leluhur...

Banjir Kanal Timur Meluap

SEMARANG- Hujan yang mengguyur Kota Semarang sejak siang hingga malam kemarin mengakibatkan Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) meluap. Derasnya air meluber hingga masuk ke...

Pembuktian Legiun Asing

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS akan melakoni laga uji coba kedua versus Arema FC di Stadion Moch Soebroto Magelang Sore (7/1) nanti. Pada pertemuan pertama...

Telkom Sediakan 1000 Paket Sembako

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan PT Telkom selama menggelar pasar murah dalam gelaran Safari Ramadan 2018. Paket sembako itu dijual Rp 25 ribu,...