33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Sampah 1 Truk Dibuang ke Sungai

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

WONOSOBO – Satrekrim Polres Wonosobo menangkap dan memeriksa NI, warga Kecamatan Kepil yang diketahui membuang sampah di Sungai Bogowonto, Dusun Pecekelan Kecamatan Sapuran. Tak main-main, sampah yang dibuang ke sungai hampir 1 truk yang dimasukkan dalam puluhan karung plastik.

Aksi buang sampah sembarangan ini diketahui setelah ada warga yang merekam kegiatan NI saat melemparkan karung berisi sampah ke sungai. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit dan tersebar di dunia maya ini, tampak truk warna hijau tosca bernopol AA 1628 SF memuat puluhan karung sampah. Truk diparkir di atas jembatan. Kemudian seorang pria bercelana pendek dan satu rekannya tampak membongkar sampah yang dibungkus dalam karung truk. Satu persatu, puluhan karung tersebut dilempar ke sungai Bogowonto jalur alternatif Wonosobo- Jogjakarta.

Perekam video tampaknya juga telah memperingatkan pria tersebut agar tidak membuang sampah ke sungai. Bahkan pria yang membuang sampah tersebut juga mengetahui bahwa ia tengah direkam.

Mas ono-ono wae direkam (Mas, ada-ada saja merekam),” kata pria yang dengan santainya membuang sampah ke sungai.

Ben do ngerti kabeh sak Indonesia, buang sampah nang kali, kudune buang sampah nang tempat sampah (Biar pada tahu semua satu Indonesia, buang sampah kok di sungai, harusnya buang sampah di tempat sampah),” kata pria perekam gambar itu.

Dalam sehari, video tersebut beredar luas. Bahkan sampai ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang langsung meminta Bupati Wonosobo Eko Purnomo merespon hal tersebut. Rabu (30/8) jajaran Satreskrim Polres Wonosobo berhasil mengidentifikasi pria dalam video tersebut, yakni NI. NI lantas dibawa ke Mapolres Wonosobo untuk diperiksa. NI ditengarai kerap membuang sampah berupa limbah pertanian dari usaha pengolahan palawija miliknya di sungai tersebut.

Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan melalui Kasatreskrim AKP Edy Istanto mengungkapkan, pelaku telah diperiksa Tim Penyidik Satreskrim secara maraton mulai Rabu (30/8) pukul 20.00 WIB hingga Kamis (31/8) dini hari.

“Untuk sementara, sambil menunggu adanya gelar perkara dengan instansi terkait dan para ahli, pelaku kami kenakan wajib lapor. Hal ini dikarenakan ancaman hukumannya 3 tahun penjara, sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan lingkungan Hidup,” katanya.

Kapolres mengimbau seluruh warga masyarakat untuk berhenti membuang limbah maupun sampah sembarangan. Undang-undang ini berlaku bagi seluruh warga negara, baik perorangan maupun perusahaan. Ancaman dendanya juga tidak main-main. Maksimal mencapai Rp 3 miliar.

“Kami akan tindak tegas, karena membuang sampah sembarangan memicu kerusakan lingkungan, mengancam keselamatan jiwa,” ujarnya.

Dari pemeriksaan sejumlah saksi, video tersebut diambil pada Januari 2017 dan diketahui oleh pelaku. “Namun sejak terekam itu, pelaku masih nekat membuang limbahnya di lokasi itu. Warga masyarakat juga beberapa kali mengingatkan, akan tetapi tidak diindahkan,” terangnya.

Sedangkan menurut keterangan NI, ia nekat membuang limbah palawija itu di Sungai Bogowonto karena lokasi tempat pembuangan sampah dinilainya cukup jauh. “Pelaku juga mengungkapkan, sebenarnya sebagian dari limbah tersebut sering diambil warga sekitar tempat usahanya untuk dijadikan bibit. Namun terkadang sisanya masih banyak. Itulah yang akhirnya dibuang oleh pelaku,” papar Edy.

Sementara dari keterangan warga sekitar, jembatan Bogowonto merupakan lokasi favorit para pembuang sampah. “Ada juga pengendara sepeda motor yang menyempatkan diri berhenti di jembatan Bogowonto hanya untuk membuang kantong plastik berisi sampah,” ungkap salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan identitasnya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

6 Bulan, Investor BukaReksa Capai 35 Ribu

SEMARANG – Bukalapak resmi meluncurkan Buka Reksa, sebuah fitur reksa dana online pada Januari lalu. Dalam kurun waktu enam bulan, sebanyak 35 ribu investor...

Ujicoba Pelapis Keramik Trotoar Dinilai Gagal

RADARSEMARANG.COM, PURBALINGGA – Perbaikan trotoar terus dilakukan di Kabupaten Purbalingga. Setelah Jalan Jenderal Soedirman Barat, Jalan MT Haryono, dan Jalan Ahmad Yani, tahun ini...

Manfaatkan Potensi Pariwisata

PABELAN – Desa Glawan Kecamatan Pabelan akan kembangkan satu destinasi wisata di wilayahnya. Pemandangan alam dari ketinggian yang menarik akan dimanfaatkan untuk menyedot perhatian wisatawan....

Bekali Warga Kemampuan Membuat Film Dokumenter

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang gencar melakukan gerakan dokumentasi cagar budaya. Hal ini dilakukan guna lebih mengenalkan wilayah Batang lebih luas. Karena...

Ekspor Jateng Meningkat

SEMARANG – Nilai ekspor Jawa Tengah pada Maret meningkat 17,04 persen dibanding bulan sebelumnya. Beberapa kebijakan dan program pemerintah turut mendorong peningkatan ekspor. Kepala Badan...

Gaet Segmen Anak Muda

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Suzuki kembali melakukan penyegaran terhadap produk unggulannya dengan meluncurkan Ignis Sport Edition. Produk yang menjadi salah satu backbone Suzuki tersebut dikeluarkan...