33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Polines Raih Emas di Pimnas Makassar

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG-Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang terdiri atas 2 tim dalam ajang bergengsi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-30 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, 23-28 Agustus 2017 lalu, akhirnya berhasil membawa pulang satu medali emas. Tim tersebut adalah tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC) dan tim PKM Kewirausahaan (PKM-K).

Tim PKM Polines yang meraih emas poster PKM-K Pimnas yakni tim PKM Kewirausahaan (PKM-K) yang beranggotakan Yunita Kholida Zahra, Nofitasari dan Rizki Ulfiani dengan karya olah kreasi berupa Motif Batik Plat H. “Kami berharap, prestasi emas ini dapat memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya,” kata Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polines, Rustono SE MM.

Karya motif batik Plat H ini menggabungkan pola khas motif dari 4 daerah berplat kendaraan H, daerah tersebut adalah Semarang, Demak, Kendal, dan Salatiga. Yakni, motif dari Semarang (motif bunga asem, daun asem, burung blekok srondol, lawang sewu), Kendal (motif kembang suweg), Demak (motif semangka tegalan), dan Salatiga (motif batu plumpungan).

Yunita yang merupakan ketua tim mengatakan bahwa ide ini berawal dari keprihatinan atas kebudayaan yang nyaris diakui oleh negara lain. “Penyebabnya adalah perlindungan hukum yang lemah terhadap kekayaan budaya, kurangnya kesadaran masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya asli Indonesia ” ujar Yunita.

Dari hal tersebut, timnya berupaya mengangkat batik menjadi bagian penting dalam dunia fashion, yaitu menciptakan kreasi batik dalam bentuk desain produk yang lebih up to date , dengan tetap memperhatikan makna dari batik tersebut. Adapun pola desain dibuat unik dengan menggabungkan pola yang berbeda . Ditambah gradasi warna serta penggabungan pola motif yang indah.

“Motif Batik Plat H ini dapat meningkatkan nilai jual produk, serta tetap mempertahankan fungsi sebagai kebutuhan sandang yang unik, modis, informatif secara visual, dan turut serta mempertahankan budaya asli Indonesia,” katanya. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...