33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Dua Pemain Belum Tergantikan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Tim PSIS Semarang masih menyisakan satu laga pamungkas dan telah melewati 13 pertandingan babak penyisihan Grup 4 Liga 2. Dari 13 laga tersebut tim Mahesa Jenar sukses menyabet 10 kali kemenangan dua kali seri dan sekali kalah.

Yang menarik, dari 13 laga tersebut dua pilar Mahesa Jenar yaitu full back kiri Taufik Hidayat dan bomber Hari Nur Yulianto posisinya belum tergantikan. Masing-masing telah tampil selama 1.170 menit berkostum PSIS selama babak penyisihan Grup ini.

Dari penampilan keduanya, Taufik Hidayat bahkan sudah mampu menyumbang tiga gol untuk Mahesa Jenar. Sedangkan Hari Nur Yulianto yang sering berganti posisi baik sebagai gelandang sayap, striker dan second striker baru menyumbang satu gol.

Sedangkan pemain lainnya yang juga selalu menghuni posisi utama di tim adalah bek kanan Safrudin Tahar yang sudah tampil selama 1.134 menit. Kemudian Rio Saputro juga hanya tergantikan ketika mengalami cidera di beberapa pertandingan. Kapten Haudi Abdillah juga memiliki peran krusial di tim. Namun eks pemain PON Jateng itu harus absen di empat laga awal Mahesa Jenar karena cidera. Total Haudi sudah tampil selama 726 menit berkostum PSIS.

Yang paling fantastis tentunya catatan punggawa anyar yaitu winger Melcior Leideker Majefat yang belum tergantikan selama lima pertandingan sejak bergabung sengan PSIS. Bahkan Melcior sudah menyumbang empat gol untuk tim Mahesa Jenar.

“Tentunya kami berharap semua pemain dalam kondisi yang bagus di setiap pertandingan, apalagi besok kami akan melakoni babak krusial di 16 besar yang tentunya membutuhkan tenaga, konsentrasi serta perjuangan yang lebih maksimal,” kata head coach PSIS Subangkit.

Selama 13 pertandingan babak penyisihan Grup kemarin coach Subangkit juga memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk merasakan atmosfir kompetisi. Sebut saja gelandang Tegar Infantrie Sukamto yang telah merasakantampil selama 158 menit.

Namun beberapa pemain muda lainnya hingga kini juga belum mendapatkan kesempatan main. Sebut saja winger Albi Lanju, gelandang Fajar Alfian dan juga striker Gatot Iswahyudi yang didatangkan di tengah musim lalu belum bisa bersaing memperebutkan tempat utama di tim.

“Saya kira semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk tampil, termasuk pemain muda. Hanya saja kami harus memilih pemain yang benar-benar siap turun di pertandingan,” sambung pelatih yang pernah menukangi Mitra Kukar FC dan Sriwijaya FC itu.

Menghadapi babak 16 besar, coach Subangkit menambahkan, pihaknya masih akan terus menggelar evaluasi. Apalagi menjelang babak 16 besar mendatang operator kompetisi akan kembali membuka jendela transfer yang memberi kesempatan tim-tim mendatangkan pemain baru.

“Evaluasi pasti terus kami lakukan. Namun saat ini kami juga harus konsentrasi menghadapi pertandingan penyisihan Grup terakhir lawan Persiba (11/9) meskipun tidak menentukan kami juga ingin meraih hasil terbaik,” pungkas coach Subangkit. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Satpol PP Segel Tower BTS Tak Berijin

UNGARAN – Puluhan Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi di Kabupaten Semarang belum berijin. Hal itu terungkap saat Satpol PP Kabupaten Semarang melakukan...

Pembangunan Kolam Renang Dihentikan

MAGELANG – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Magelang menghentikan pembangunan kolam renang tak berizin di Jalan Cempaka, Kelurahan Kemirirejo. Proyek yang berada di depan...

Sepakat Perda RTRW Direvisi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kalangan legislatif sepakat untuk merevisi Peraturan Daerah (Perda) Jateng Nomor 6 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jateng...

Targetkan Curi Poin

MAGELANG - PPSM Sakti Magelang menargetkan bisa mencuri poin saat bertandang ke Stadion Manahan, markas Persis Solo, Sabtu (22/4) malam nanti. Namun, Pelatih PPSM...

Ajak Tak Pilih Dewan Pendukung Hak Angket

SEMARANG - Upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh DPR RI melalui hak angket terus mendapat penolakan. Puluhan aktivis dari Koalisi Masyarakat Anti...

Perayaan HUT Milik Seluruh Warga

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Hari jadi Salatiga yang ke-1.268 yang dilaksanakan sejak awal Juli hingga sekarang berlangsung meriah. Terlihat antusiasme masyarakat Salatiga yang turut memeriahkan...