33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Bekraf Baru Fasilitasi Lima Sertifikasi

Dari 16 Subsektor Ekonomi Kreatif

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia saat ini baru bisa memfasilitasi lima subsektor ekonomoi kreatif dari total 16 subsektor yang ada di Indonesia dengan cara menggarap sistem informasi  sertifikasi profesi dan bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (KHI) dan Regulasi Bekraf RI, Ari Juliano Gema, mengatakan, jika digarapnya sistem informasi tersebut, nantinya akan mempermudah masyarakat atau pelaku ekonomi kreatif dalam mencari informasi mengenai sertifikasi profesi untuk memperkuat kompetensinya.

“Ada total 16 subsektor ekonomi kreatif, di antaranya musik, film, aplikasi komputer, kriya, kuliner, dan sebagainya. namun saat ini baru ada lima subsektor yang bisa kami fasilitasi,” katanya di sela diskusi Pengembangan Sistem Informasi Standardisasi Kompetensi Profesi Bidang Ekonomi Kreatif yang berlangsung di Hotel Grand Edge Semarang, Kamis (31/8).

Kelima subsektor yang telah berhasil difasilitasi tesebut adalah pembatik atau pengrajin batik, fotografi, barista atau peracik kopi, animasi, dan digital artis yang berkaitan dengan desain melalui sistem di komputer. Di tahun kerja sama dengan UNNES ini, pihaknya siap menggenjot di bidang sistem informasi agar 11 subsektor yang belum bisa tercover bisa difasilitasi.

Sistem informasi itu akan memuat berbagai informasi mengenai sertifikasi profesi, mulai asesornya, lembaga sertifikasi profesi (LSP), hingga jadwal sertifikasi dilangsungkan,” bebernya.

Kerja sama dengan UNNES sendiri terbagi beberapa tugas, yakni penyusunan kerangka yang dikerjakan oleh UNNES, dan  Bekraf yang mengisi konten-kontennya sesuai dengan 16 subsektor ekonomi kreatif yang terus didorong pengembangannya oleh pemerintah.

“Dengan sistem ini, harapannya bisa mengover semua subsektor. Selain itu juga membantu pelaku ekonomi kreatif, salah satunya terkait informasi pendukung LSP di sekitar, jadwal, dan yang lainnya,” tuturnya.

Ia menerangkan, dalam memfasilitasi sertifikasi profesi, Bekraf selalu menggelar pelatihan sebelum menguji atau memberikan sertifikasi. Sehingga tingkat kelulusannya sangat selektif dan kompetensinya benar-benar teruji.

Meski sertifikat profesi memang belum diwajibkan oleh para pemberi kerja atau perusahaan, tetapi sudah banyak yang lebih mempercayai mereka yang memiliki sertifikat profesi. “Contohnya Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan pernah menggelar pameran batik. Mereka mencari pembatik-pembatik yang sudah memiliki sertifikat profesi dari Bekraf,” tambahnya.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman mengatakan, kerja sama pertama dengan Bekraf pada tahun kedua ini  mengenai pendataan potensi ekonomi kreatif secara nasional atau di seluruh Indonesia dengan membuat sistem ekonomi kreatif sebagai panduan penggiat ekonomi kreatif.

“Dari sektor ini, ada  peningkatkan nilai ekonomi produk. Apalagi mereka dipandu oleh sistem. Contohnya saja yang  ingin mengembangkan kriya bagaimana, sinematografi bagaimana caranya, dan sebagainya,” katanya. (den/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perketat Distribusi Hewan Kurban

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemantauan dan pengawasan hewan ternak menjelang Idul Adha di Jateng menjadi sangat penting. Dengan harapan, hewan yang disembelih nanti benar-benar memenuhi ketentuan kelayakan...

Pernah Jadi Sopir Taksi, Sekuriti hingga Penjual Tusuk Sate

RADARSEMARANG.COM - Terlahir dari keluarga tak mampu, tak membuat advokat Sugeng Subagio hilang asa. Ia terus berjuang hingga kini mampu meraih kesuksesan dalam berkarir....

Buruh Bangunan Kritis Tersengat Listrik

SEMARANG - Seorang buruh bangunan bernama Tuwarno, 24, Warga Gumawang Rinjing, Watumalang, Wonosobo, terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka bakar serius di...

Kebaya Modern untuk Wanita Aktif

SEMARANG - Gerai busana Khasanah Muslim Al Fath Semarang, kembali  mengeluarkan produk baru. Yakni Hijab Premium berupa kebaya yang menyasar segmentasi eksekutif muda. Busana...

Tak Kuat Nanjak

RADARSEMARANG.COM - SEBUAH mobil Toyota Inova H 9426 HY terjun ke dalam jurang saat melintas di tanjakan Kalipancur, Kembangarum, Semarang, Senin (4/6). Beruntung tidak...

Adu Kuat Kereta Cepat

Jurusan San Fransisco – Los Angeles akan menjadi yang pertama: kereta cepat di Amerika. Kalau kuat doanya. Pembangunan fisiknya sudah dimulai: sejak tahun 2015 lalu....