33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

16 Kabupaten Dilanda Kekeringan

Dropping 470 Tangki Air Bersih

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG-Sebanyak 16 kabupaten di Jateng telah mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun mengirim 470 tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.

Kepala Harian BPBD Jateng, Sarwa Pramana, mengatakan bahwa droping air bersih paling banyak di Kebumen, yaitu 87 tangki. Disusul Magelang 53 tangki, Banyumas 51 tangki, Banjarnegara 47 tangki. “Per hari ini (kemarin, red) sudah ada 470 tangki air bersih untuk 68 kecamatan di 16 kabupaten,” terangnya, Kamis (31/8) kemarin.

Dijelaskan, droping air itu dilakukan BPBD di masing-masing daerah. Jika masih kurang, BPBD Jateng sudah siap menyediakan 3.000 tangki. “Nanti kalau masih kurang, kami mintakan ke BNPB, pengalaman tiap tahun biasanya rata-rata sekitar Rp 8-9 miliar dari BNPB untuk kabupaten/kota,” jelasnya.

Bagi daerah yang ingin mendapat droping air, bisa mengajukan ke pemkab/pemkot setempat, untuk dilanjutkan ke pemprov. Tapi kalau masyarakat umum bisa mngakses langsung ke gubernur, pihaknya juga siap droping air.

Beberapa waktu lalu, Kabupaten Wonogiri mengajukan droping air bersih ke Pemprov Jateng. “Kami tinggal eksekusi. Tinggal transfer dana saja ke PDAM, dan PDAM juga sudah menetapkan harga sosial, bukan umum jadi murah,” katanya.

Sayang, di beberapa tempat, distribusi air bersih tersebut tidak bisa dilakukan langsung hingga ke permukiman warga. Sebab, permukiman itu hanya punya jalan kecil sehingga tidak memungkinkan untuk dilalui truk pengangkut air. Biasanya, disambung dengan membawa tendon air menuju rumah warga, atau warga datang dengan membawa jerigen. “Rata-rata setiap kabupaten ada. Terutama di daerah pegunungan,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memerintahkan kepala daerah setempat menjalankan pemantauan dan memberi laporan kepadanya setiap hari. “Bupati dan jajarannya sampai kepala desa, saya minta memantau setiap hari untuk melaporkan jika butuh bantuan. Sehingg akan kami droping air,” katanya saat memberikan bantuan air bersih di Desa Dermasuci Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, Kamis (31/8) kemarin.

Ganjar pun meminta BPBD Jateng untuk bergerak menyalurkan air bersih di titik-titik kekeringan. “Tim bergerak terus untuk memantau. Sedagkan yang butuh air, segera dikirim. Sudah banyak perusahaan yang akan mengirim air lewat CSR-nya, kami koordinasikan supaya tepat sasaran,” ujar Ganjar.

Sementara kekeringan di Desa Dermasuci sudah terjadi sebulan terakhir. Pemprov Jateng mengirim bantuan 10 tangki air bersih untuk warga sekitar. Dalam kunjungan ke Dermasuci, Ganjar juga meninjau rumah relokasi dari warga yang tinggal di tanah bergerak. Sejak sebulan terakhir, 26 keluarga telah dipindahkan dari lokasi yang rawan longsor ke tempat yang aman.

Pembangunan rumah tersebut berasal dari dana CSR perusahaan yang dikelola Pemprov Jateng. “Pak Gubernur tadi juga menyerahkan bantuan Rp 260 juta untuk 26 kepala keluarga, jadi masing-masing Rp 10 juta,” kata Sarwa. (amh/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kaji Raperda Libatkan 35 Daerah

SEMARANG – DPRD Jateng memastikan uji publik setiap draf rancangan peraturan daerah (raperda) melibatkan seluruh daerah di Jateng. Sebab, Jateng memiliki 35 daerah dengan...

Bangun Embung Baru

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batang berencana membuat embung air baru. Pembangunan ini untuk memastikan ketersediaan air bersih di Kabupaten Batang....

Bambang Pojokkan Bupati Klaten

SEMARANG – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Klaten non aktif, Sri Hartini mulai terkuak. Hal itu diketahui setelah agenda pemeriksaan saksi...

Lansia Pentaskan Drama Kera Sakti

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Usia bukan suatu halangan untuk melakukan suatu aktivitas menghibur. Minggu (7/1), puluhan lansia mementaskan drama seperti dalam film Kera Sakti di...

Memaknai Pendidikan Model “Lukman”

RADARSEMARANG.COM - PENDIDIKAN selalu menarik untuk dipersoalkan. Sebab, pendidikan merupakan aspek mulia bagi seluruh umat manusia. Pendidikan itu mencerdaskan bangsa. Pendidikan juga mampu meningkatkan...

Parah, Ribuan Rumah Terendam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wilayah Mangkang dan sekitarnya kembali diterjang banjir, pada Jumat malam (9/2) kemarin. Banjir yang merendam ribuan rumah warga kali ini, tergolong...