33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Warga Lega Terima Bantuan Nontunai

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG–Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap tiga. Bantuan diberikan kepada 1.978 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Magelang, dengan jumlah anggaran sekitar Rp 3 miliar. Secara simbolis, sekitar 350 KPM diundang untuk menerima bantuan tersebut di aula Panti Asuhan Kumuda Putra-Putri Kota Magelang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang, Hardi Siswantono mengatakan, PKH telah dilaksanakan di Kota Magelang mulai akhir 2015, dengan jumlah KPM sebanyak 1.573. Seiring perkembangan, jumlah KPM mengalami perubahan hingga tahap kedua, sebanyak 1.996 KPM. Termasuk, masih ada satu KPM yang belum menerima bantuan nontunai, karena belum menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai alat transaksi pencairan.

“Pasang surutnya tidak hanya dari sisi jumlah KPM saja, tapi juga tenaga pendukungnya,” kata Hardi mewakili Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, kemarin.

Jumlah tenaga pendukung PKH saat ini ada 1 koordinator, 6 pendamping, dan 1 operator. Ia berharap, jumlah pendamping PKH bisa ditambah. “Tahun ini sudah ada yang mengundurkan diri sebanyak 2 orang, dan 2 orang lagi dalam proses pengajuan. Mereka ada yang menikah, ada juga yang keluar daerah.”

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Kesejahteran Sosial (STKS) Bandung, Dwi Heru Sukotjo, yang mewakili Mensos RI, Khofifah Indar Parawansa menargetkan, PKH dapat memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan 5-6 persen pada 2019 mendatang. Menuju ke arah sana, pihaknya menghadapi tantangan optimalisasi di semua lini.

Karmila, 35, warga Karet, Magelang Selatan, mengaku lega bisa mencairkan PKH tahap tiga. Ia berencana menarik seluruh nominal bantuan sosial nontunai sebesar Rp 500 ribu untuk keperluan sekolah anaknya. “Uang ini akan saya gunakan untuk biaya sekolah, dan membeli makanan tambahan yang memenuhi gizi baik untuk anak saya.” (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Asita Gencar Gaet Wisatawan Uni Eropa

RADARSEMARANG.COM, SOLO–Dicabutnya izin terbang ke Eropa alias EU Flight Ban berbanding lurus dengan terbukanya promosi wisata Kota Solo di benua biru. Apalagi selama ini...

Ubah Tantangan Jadi Peluang

SALATIGA – Tantangan dalam mengembangkan perusahaan saat ini terus muncul, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Terlebih saat ini merupakan era Masyarakat Ekonomi...

Tak Ada Persiapan Tim PPSM

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Belum jelasnya nasib PPSM Sakti Magelang dalam kancah liga sepakbola Indonesia musim 2018 membuat ratusan suporter yang tergabung dalam Squadra Macan...

SPP Dilarang, Nasib Sekolah Swasta Terancam

DEMAK- Aturan baru terkait pelarangan penarikan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) dan iuran pembangunan gedung, mendapat apresiasi dari masyarakat, orang tua murid pada khususnya. Hanya...

Tower Ilegal Dilaporkan ke Ombudsman

SEMARANG - Keberadaan tower telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) tak berizin alias ilegal masih menjadi persoalan yang tak kunjung bisa diselesaikan di Kota...

Berlian Solitaire Tetap Diminati

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perhiasan dengan berlian mata satu atau solitaire masih tetap diminati. Tampilan simpel elegan yang tak lekang waktu menjadi daya tarik perhiasan...