Wali Kota Warning OPD

Serapan Anggaran Belum Maksimal

161
MEMANTAU: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meninjau perkembangan pembangunan rumah dinasnya di Jalan Cempaka, kemarin (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU).
MEMANTAU: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meninjau perkembangan pembangunan rumah dinasnya di Jalan Cempaka, kemarin (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU).

MAGELANG—Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyentil serapan anggaran sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang belum optimal. Sigit mendorong para kepala OPD untuk segera merealisaikan kegiatan-kegiatannya, agar anggaran tidak mengendap lama.

Sekaligus, memotivasi agar tidak takut mengerjakan proyek yang nilainya besar. Sigit lantas mencontohkan proyek gedung lima lantai di RSUD Tidar yang nilainya Rp 17 miliar, ditargetkan selesai pada November mendatang.

“Jangan takut (menggunakan anggaran), karena kita didampingi Kejaksaan dan kepolisian,” kata Wali Kota Sigit, Rabu (30/8) kemarin, saat meninjau sejumlah proyek. Sigit tidak sendiri. Ia mengajak Wakil Wali Kota Windarti Agustina, Sekda Sugiharto, para asisten, dan kepala OPD.

Di RSUD Tidar, Sigit menerima penjelasan dari pelaksana proyek. Denis, manajer proyek menyampaikan, proses pembangunan saat ini mencapai 40 persen. Agar sesuai target, proyek lima lantai tersebut, dikerjakan siang dan malam. “Atap sudah terpasang, tinggal area dalam dan finishing saja.”

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Sigit menegaskan, dirinya tidak ingin pengerjaan proyek pembangunan di kotanya molor. Ia meminta kepada semua kontraktor untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, sesuai spesifikasinya.

“Saya minta kepada kontraktor, jangan sampai akhir tahun nggak selesai, kalau bisa (selesai) lebih cepat, lebih baik,” kata Wali Kota Sigit.

Bersama rombongan, Sigit mengawali tinjauan ke RSUD Tidar. Di sana, Sigit melihat perkembangan pembangunan gedung lima lantai di rumah sakit tersebut. Dari RSUD Tidar, Wali Kota Sigit menuju pembangunan Puskesmas Jurangombo dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Taman Kyai Langgeng. Selanjutnya, ke pembangunan kantor Kecamatan Magelan Tengah beserta rumah dinas Camat Magelang Tengah, GOR Samapta, dan Stadion Moch Soebroto. Terakhir, ke rumah dinas wali kota di Jalan Cempaka.

Tidak lupa, Sigit meninjau lokasi pemberangkatan Gowes Pesona Nusantara (GPN) di lapangan Secaba Magelang yang rencananya akan diikuti oleh Presiden Joko Widodo. “Saya kira tidak ada kendala, ternyata ada masalah kecil.”

Ketersediaan air dari PDAM untuk pembangunan Puskesmas Jurangombo, tersendat. Padahal, lanjut wali kota, air merupakan komponen terpenting dalam proses pembangunan. “Saya minta agar tertangani dengan cepat. Saya sarankan untuk mengambil air dari sungai menggunakan pompa air.”

Wali Kota Sigit mengaku senang dengan perkembangan pembangunan rumah dinasnya yang telah mencapai 14 persen. Desain bangunan rumah dinas senilai Rp 6,3 miliar itu jauh lebih megah, namun tetap artistik.

“Hampir ngembari dengan pendopo agar menyatu. Nantinya, ada pringgitannya, ada ruang tidur untuk tamu, dan sebagainya.” (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here