33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Oktober, Transaksi Non Tunai 100 Persen

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Jasa Marga Cabang Semarang akan menerapkan transaksi non tunai di semua gardu tol di wilayahnya mulai Oktober mendatang. Selain untuk mempercepat transaksi dan mengurangi kemacetan, penerapan 100 persen transaksi non tunai ini juga untuk mendukung program non tunai pemerintah.

General Manager Jasa Marga Cabang Semarang, Dwi Winarsa mengatakan, penerapan 100 persen transaksi non tunai akan mulai diberlakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada bulan September, yang akan mulai diberlakukan pada dua gerbang tol yakni Gayamsari dan Kaligawe. Tahap kedua akan diberlakukan pada gerbang tol Tembalang dan Manyaran pada bulan Oktober.

“Saat ini dari empat gerbang tol yang ada, terdapat 32 gardu, yang terdiri dari 14 gardu tol otomatis (GTO), dan 18 gardu reguler. Gardu tol reguler ini nantinya akan dirubah menjadi gardu mutli fungsi. Yaitu gardu yang bisa melayani transaksi non tunai semua golongan,” ucapnya, kemarin.

Sejauh ini, lanjutnya, penggunaan transaksi non tunai di gerbang tol wilayahnya masih minim. Kendaraan yang melintas setiap hari rata-rata 140 ribu kendaraan dengan transaksi sekitar Rp370 juta per hari. Dari total tersebut, hanya sekitar 30 persen berasal dari transaksi non tunai.

Padahal, penggunaan transaksi non tunai dinilai mampu mempercepat transaksi tol, sehingga akan mengurangi kemacetan. “Transaksi reguler selama ini memakan waktu sekitar 6 – 10 detik, sedangkan transaksi non tunai bisa kurang dari 4 detik tiap transaksinya. Kalau ini diterapkan 100 persen, tentu akan mengurangi kemacetan,” katanya.

Deputi General Manager Operation Jasa Marga Cabang Semarang Aprimon, menambahkan, meski semua gerbang tol nantinya akan otomatis, namun pihaknya masih tetap menempatkan petugas untuk menjual kartu e-toll dan beberapa di gardu multi fungsi.

“Tiga atau dua gardu nanti masih dijaga oleh satu orang petugas, sebagai antisipasi masyarakat yang belum memiliki kartu e-toll,” ujarnya.

Sosialisasi, lanjutnya, juga terus dilakukan menjelang penerapan 100 persen transaksi non tunai ini. “Di level cabang  kita memberikan informasi kepada masyarakat, melalu papan informasi yang kita pasang di setiap gardu, yang menginformasikan bahwa mulai Oktober akan diberlakukan trnasksi non tunai,” tandasnya. (dna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Keindahan Wisata Alam Tujuh Pegunungan Tak Terbantahkan

KABUPATEN Pekalongan semakin gencar mempublikasi dan mempromosikan destinasi wisata pegunungannya. Ada tujuh pegunungan yang menjadi andalan, yakni Pegunungan Tugu Merah Putih Petungkroyono, Pegunungan Rogojembangan,...

Lulusan Kedokteran Harus Siap Berkompetisi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Semakin banyak universitas di Indonesia yang memiliki fakultas kedokteran (FK). Setiap tahunnya, meluluskan sekitar 10 ribu lulusan dari 83 fakultas. Karena...

Pilot Project, 30 PKL Gunakan E-Bayar

SEMARANG-Sebanyak 30 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Simpang Lima Semarang saat ini telah menggunakan sistem pembayaran elektronik atau E-Bayar. Para pembeli bisa melakukan...

Dua Pemabuk Diciduk

RADARSEMARANG.COM, BANJARNEGARA – Dua pemuda ditangkap petugas patroli Polsek Pagedongan saat mebuk di sebuah gubuk tepi jalan Dukuh Kotak Amba Desa Lebakwangi Kabupaten Banjarnegara,...

Ajak Peduli Lingkungan dan Tanggap Bencana

RADARSEMARANG.COM - SOBAT Eksis, Kamis (5/4) lalu menjadi hari bahagia bagi seluruh warga SMP Negeri 12 Semarang. Sebab, sekolah di kawasan Banyumanik itu tengah...

Harus Memantapkan Strategi Penanggulangan Kemiskinan

RADARSEMARANG.COM, PEKERJAAN - rumah (PR) terdekat Pemkab Wonosobo masih sama. Yakni harus mampu menanggulangi angka kemiskinan. Selain itu, sejumlah pekerjaan terdekat yakni pembangunan Pasar...