33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Khawatir Pencurian Beras, Gubernur Sidak Bulog

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BATANG-Gubernur Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Bulog 606 Kandeman Batang, saat melakukan kunjungan di Kabupaten Batang, Rabu (30/8) kemarin. Gubernur mengkhawatirkan terjadinya kasus pencurian beras sebagaimana di Gudang Bulog Randugarut, Semarang yang kehilangan 600 ton beras sehingga merugikan negara senilai Rp 6 miliar.

“Kunjungan saya kesini untuk memastikan kasus pencurian yang sama tidak terjadi disini,” kata Ganjar setelah memeriksa beras di gudang bulog yang didampingi Kepala Bulog 606 Batang, Tarno.

Diceritakan Ganjar bahwa pada 27 Agustus lalu, dirinya menerima surat dari Satuan Pengawas Internal (SPI) Bulog Divisi Regional (Divre) Jateng yang menjelaskan bahwa pencurian beras dilakukan oleh orang dalam sendiri. Dengan modus, membuat gua di tengah tumpukan beras lalu tengahnya ditutupi karung beras. Namun pelaku sudah ditangkap, sehingga kini terancam dipecat. “Saya mengapresiasi dengan langkah yang dilakukan Bulog menindak tegas anak buahnya yang melakukan pelanggaran,” serunya.

Ketika disinggung terkait stok beras di Jateng, Ganjar menerangkan bahwa stok masih aman sampai tujuh bulan ke depan. Saat ini, total stok beras ada 240 ribu ton, yang tersebar di seluruh Gudang Bulog di Jateng. “Bahkan ini termasuk berlebih. Untuk itu, kelebihan tersebut nantinya akan dikirim ke provinsi lain yang meminta,” katanya.

Sementara Kepala Bulog Divre Jateng, Djoni Nur Ashari mengatakan bahwa supaya peristiwa di Semarang tidak terulang lagi, pihaknya secara internal melakukan pengecekan di seluruh gudang di Jateng secara keseluruhan. Terkait masalah anak buahnya yang melanggar, pihaknya telah menonaktifkan oknum tersebut dan akan dipecat. “Pada 24 Agustus lalu, kami telah melaporkan para pelaku ke Kejaksaan Tinggi untuk diproses hukum,” katanya.

Ke depan pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah preventif/mencegah dan kuratif/memperbaiki untuk menghindari agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Salah satunnya dengan memperbaiki sistem pencatatan dan pengawasan yang lebih diperketat. Langkah Kuratif yaitu akan ditindak tegas yang melakukan kecurangan seperti yang dilakukan gudang di Semarang.

“Pokoknya kami akan melakukan penindakan tegas terhadap karyawan Bulog yang melanggar,” tandasnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mangkrak dan Membahayakan

RADARSEMARANG.COM - KONDISI Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Citarum, Kota Semarang, memprihatinkan. Tidak terawatt. Banyak atap yang sudah hilang, besi yang berkarat dan...

Bupati Sarankan Petani Kelola Mina Padi

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, terkesan dengan kreativitas kelompok Mina Padi, yang memanfaatkan genangan air sawah untuk budidaya ikan air tawar, di Desa...

Borobudur International Arts and Performance Festival

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Atraksi lighting, pesta kembang api, serta tarian masal, dimeriahkan seniman Jawa Tengah, luar Jateng, dan mancanegara dalam pembukaan Borobudur International Arts and Performance...

21 Nelayan Jateng Ditangkap

SEMARANG - Para nelayan di Kabupaten Pati, terutama pengguna alat tangkap cantrang, meminta jaminan keamanan saat melaut. Sebab, toleransi larangan penggunaan cantrang selama enam...

Mengorek Hidung Atau Telinga Saat Puasa

Assalamu’alaikum Bapak DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag di Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh  Allah swt. Saya ingin bertanya, saat kita...

Sudirman Janjikan Dana Pendidikan Warga Miskin

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Anak-anak dari keluarga miskin tetap harus memiliki akses pendidikan. Pemerintah harus menyediakan anggaran yang cukup agar anak-anak tersebut bisa mengenyam pendidikan yang...