Fokus Benahi Lini Depan

201
MAKSIMALKAN LAGA PAMUNGKAS: Tim Sragen United wajib tampil habis-habisan di sisa laga babak penyisihan Grup menjamu PPSM (10/9) mendatang (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
MAKSIMALKAN LAGA PAMUNGKAS: Tim Sragen United wajib tampil habis-habisan di sisa laga babak penyisihan Grup menjamu PPSM (10/9) mendatang (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG –  Laga pekan ke-13 Sragen United melawan Persipur di Stadion Krida Bakti Purwodadi, Minggu (27/8) berakhir tidak maksimal. Tim asuhan Firmandoyo hanya bermain imbang 0-0.

Atas hasil itu permainan Sragen United dianggap tumpul karena tidak bisa mencetak satu gol pun, padahal Persipur bermain dengan sepuluh pemain sejak menit tujuh. Coach Eko Firmandoyo, mengatakan kebuntuan itu seharusnya tidak terjadi melawan sepuluh pemain.

Apalagi pada Grup 4 satu tiket babak play off diperebutkan oleh tiga tim dengan selisih satu poin. Yakni Persipur 15 poin, Sragen United 14 poin, dan PPSM Sakti Magelang 13 poin. Kini pertandingan lanjutan putaran kedua Liga dua menyisakan pertandingan untuk menuju babak Plaf Off.

“Evaluasi kemarin kita buntu di banyak lini karena Persipur juga beri banyak perlawanan. Strategi kita ga jalan. Striker saya tambahi juga masih buntu. Nah ini kita perbaiki lini depan, setiap peluang harus maksimal,” ujar Firmandoyo.

Laskar Gajah Purba memiliki empat penggedor di lini depan yakni Elthon Maran yabg berasal dari Madura United, Andrid Wibawa, Jodi Kurniadhi, dan Gugum Gumilar. “Yang jelas tinggal komposisi pemain depan bagaimana. Mungkin butuh satu pertandingan uji coba biar ketemu, siapa yang bisa jadi tumpuan,” katanya.

Sementara di lini belakanga hadirnya center bek Muhammad Hamzaly cukup baik membendung serangan lawan. Dalam laga lawan Persipur pekan lalu, pemain bernomor punggung 44 ini sigap mematahkan serangam lawan dengan pressing ketatnya.

Manajer Sragen United Ismu Puruhitno menambahkan, pertandingan kandang lawan PPSM Sakti Magelang  10 September mendatang sangat krusial bagi tim untuk menuju babak play off.”Kemampuan total harus keluar, apalagi laga kandang. Secara teknis kita serahkan pada pelatih. Tetapi harapannya yang terbaik. Anak-anak main lebih dominan kuasai permainan dan cetak angka dari peluang sekecil apapun,” pungkasnya.

Ismu mengakui laga terakhir putaran kedua nanti sangat berat karena diperebutkan tiga tim. Sementara Persipur dikhawatirkan dapat mengalahkan Persipon di laga kandang mereka.  “Peluangnya sulit karena karena kita bergantung juga dari hasil tim lain. Tapi semua bisa terjadi. Secara teknis nanti kita serahkan pada tim pelatih,” pungkasnya. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here