33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Cegah Pencemaran, Bupati Asip Bersihkan Sungai

Pabrik Tekstil Buang Limbah di Sungai Pencongan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KAJEN-Untuk mencegah pencemaran di Sungai Pencongan, Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama puluhan warga membersihkan Sungai Pencongan, Rabu (30/08) kemarin. Bupati Asip bersama warga naik perahu milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, menyusuri sungai untuk membersihkan sampah yang ada di sekitarnya.

Hal itu dilakukan Bupati Asip untuk memastikan kebersihan kondisi Sungai Pencongan, mengingat sungai tersebut akan dijadikan lokasi wisata bahari. Namun, selama ini beberapa pengusaha tekstil kerap membuang limbah cairnya ke sungai tersebut.

Pasca melakukan bersih-bersih sungai tersebut, Bupati Asip memerintahkan Kepala Desa (Kades) Sepacar, Kecamatan Tirto, Mulyono, untuk mendata beberapa pengusaha tekstil yang ada di Desa Sepacar yang membuang limbah cairnya ke Sungai Pencongan. “Kami sudah menugaskan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan kajian akan limbah cair oleh beberapa pabrik tekstil yang ada di sekitar Sungai Pencongan ini,” ungkap Bupati Asip.

Ditegaskan, jika limbah cair yang dibuang oleh pabrik tekstil terbukti melakukan pencemaran, pihaknya akan melakukan teguran terhadap pabrik tersebut. “Sungai Pencongan merupakan salah satu sungai terbersih yang ada di jalur pantura Pekalongan. Maka harus dijaga kebersihan dan kejernihannya. Karena itu, pabrik tekstil atau perajin batik dan jins, dilarang keras membuang limbahnya ke Sungai Pencongan. Jika tetap membandel, akan kami tindak dengan tegas sesuai aturan,” ancam Bupati Asip.

Sementara itu, Kades Sepacar, Mulyono, mengungkapkan bahwa pabrik tekstil di sebelah Sungai Pencongan, setiap malam masih membuang limbah cairnya ke sungai. Sehingga sungai berubah warna pada malam hari dan kembali jernih ketika pagi.

Menurutnya pihak desa sudah berulang kali menegur pemilik pabrik tersebut, namun tidak direspon. Bahkan, berdalih jika yang membuang limbah bukan hanya dari pabrik miliknya saja, namun juga dari pabrik cucian jins yang ada di sebelahnya. “Warga Desa Spacar akan melakukan penutupan saluran buangan limbah milik pabrik tekstil tersebut, mumpung Sungai Pencongan belum tercemar. Kami akan berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan penutupan saluran tersebut,” ancam Mulyono. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...