Bangun 125 Bank Sampah

120
BIOGAS SAMPAH: Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Sudirman meninjau pemanfaatan biogas sampah di Brojolan Barat, Temanggung, Rabu (30/8) (DLH TEMANGGUNG UNTUK JP RADAR KEDU).
BIOGAS SAMPAH: Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Sudirman meninjau pemanfaatan biogas sampah di Brojolan Barat, Temanggung, Rabu (30/8) (DLH TEMANGGUNG UNTUK JP RADAR KEDU).

TEMANGGUNG–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Temanggung tengah menggalakkan pembentukan bank sampah di berbagai kelurahan maupun desa. Dengan hadirnya bank sampah, diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Amin Agus Prasodjo mengatakan, pihaknya terus menyosialisasikan cara mengolah sampah yang baik dan benar kepada masyarakat. Harapannya, kesadaran masyarakat untuk hidup sehat menjaga kelestarian lingkungan tanpa polusi sampah semakin tinggi. “Saat ini, di Temanggung sudah berdiri 125 bank sampah, tersebar di 20 kecamatan.”

Selain mendorong terbentuknya bank sampah, Agus mengklaim, pihaknya telah membangun Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) komunal. Juga pengelolaan biogas di sejumlah tempat di Kabupaten Temanggung.

Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Sudirman berkesempatan datang ke Temanggung untuk meninjau beberapa bank sampah, Rabu (30/8) kemarin.

Kata Sudirman, masyarakat berpeluang menambah pendapatan keluarga dengan mengelola sampah yang dihasilkan setiap harinya. Pengelolaan dilakukan dengan memilah dan memilih sampah organik dan nonorganik.

“Sampah organik seperti limbah sayuran dan makanan diolah menjadi kompos, sebagai pupuk tanaman.” Sedangkan sampah nonorganik seperti kertas dan plastic, diolah menjadi barang yang bermanfaat. Juga memiliki nilai jual seperti mainan dan kerajinan. (san/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here