33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Berdalih Terkendala Akses, Progres Baru 7 Persen

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Sejumlah proyek pembangunan yang berjalan lambat saat ini dalam sorotan. Salah satunya adalah proyek pembangunan Pasar Waru, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Usai terbakar akhir 2016 lalu, hingga sekarang pembangunan baru mulai tahap awal. Saat ini progres pembangunan baru mencapai 7 persen.

Hingga Senin (27/8), aktivitas para pekerja bangunan tampak sedang sibuk mengerjakan proyek Pasar Waru. Lalu lintas truk yang memuat tanah uruk tampak keluar masuk areal proyek. Di titik lain, tampak para pekerja memasang tiang pancang dengan menggunakan sejumlah alat berat.

“Progres pengerjaan pembangunan Pasar Waru baru mencapai 7 persen. Kami menargetkan, bisa diselesaikan selama 150 hari, yakni selesai 29 Desember 2017,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, saat meninjau lokasi proyek Pasar Waru, kemarin.

Dikatakannya, pihaknya akan memantau perkembangan pembangunan Pasar Waru agar bisa selesai tepat waktu. Proses pembangunan di Pasar Waru memang dibutuhkan pengurukan. Sehinggu cukup memakan waktu. “Pasar Waru yang baru ini nantinya diperuntukkan bagi pedagang eks Pasar Waru yang terbakar beberapa waktu lalu. Luasnya kurang lebih 3.600 meter persegi,” katanya.

Pasar tersebut akan dibangun dua lantai. Di lantai satu terdapat 70 kios dan 511 los. Sedangkan di lantai dua akan diperuntukan bagi pedagang pancakan berjumlah 170 pedagang. “Prioritasnya memang untuk pedagang eks Pasar Waru. Tetapi selebihnya nanti bisa digunakan untuk pedagang Progo. Kapasitas totalnya bisa menampung kurang lebih 681 pedagang,” katanya.

Pengerjaan proyek saat ini sedang dikebut agar bisa selesai sesuai ketentuan. “Kami menargetkan Januari 2018, Pasar Waru baru ini sudah bisa digunakan untuk berjualan para pedagang,” katanya.

Sementara itu, Syahrul Meirza dari PT Binneka Citra Prima selaku kontraktor pelaksana proyek Pasar Waru, mengatakan bahwa pihaknya masih menemui sejumlah kendala teknis yang menghambat proses pengerjaan. “Salah satunya mengenai akses jalan masuk menuju lokasi pembangunan. Kondisi jalannya sempit dan banyak pedagang berjualan. Sehingga kami kesulitan masuk membawa material,” katanya.

Namun demikian, pihaknya mengaku akan menyiasati permasalahan tersebut. Sehingga bisa melakukan percepatan pembangunan dan pengerjaan berjalan lancar sesuai target waktu yang ditentukan. “Mudah-mudahan alhir tahun ini bisa selesai. Untuk nilai anggaran sesuai pagu dalam proyek ini Rp 18,5 miliar,” katanya. (amu/zal) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

4 Anjing Pelacak Sisir Gereja

RADARSEMARANG.COM - APARAT Polrestabes Semarang langsung bergerak cepat meningkatkan pengamanan gereja-geraja di Kota Semarang pasca aksi teror bom di Surabaya. Langkah yang dilakukan adalah...

Bawa Pendidikan yang Baik untuk Peradaban yang Lebih Baik

RADARSEMARANG.COM - Guru merupakan penentu dari berhasil tidaknya sebuah pendidikan. Oleh karena itu, guru dituntut mampu tampil secara sempurna dalam memberikan pendidikan yang terbaik...

Disdikbud Manfaatkan Tarling Promosikan Museum

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Momen Ramadan dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah untuk mempromosikan salah satu aset dan destinasi wisata yang dimiliki oleh...

Setahun Menjabat, Bupati Mirna Dikado Buku

KENDAL - Genap setahun kepemimpinan Bupati Kendal Mirna Annisa mendapatkan kado istimewa berupa buku berjudul ’Mirna Annisa Belajar Politik Dari Dapur’. Buku karya teman...

Sehari Hasilkan 249,49 Meter Kubik Sampah

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Magelang terus meningkat. Selama 2017, sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuurip, tiap...

Perda RTRW dan LP2B Tak Sinkron

Kerap ditemukan perbedaan zona antara Perda LP2B dan Perda RTRW. Hal itu mengakibatkan kerancuan dalam hal perizinan, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Diah Aning Budiarti RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Pemkab...