33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Berbaur dengan Warga, Diajak Blusukan ke Kampung

Kampung Tidar Campur Laris Dikunjungi Wisatawan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Kampung Tidar Campur dikejutkan dengan kedatangan satu keluarga turis asal Belgia, Senin (28/8) lalu. Mereka penasaran dengan keberadaan Kampung Pelangi di Kota Magelang itu, setelah sebelumnya empat turis asal Prancis, juga berkunjung.

AGUS HADIANTO, Magelang

KETUA RW 01 Tidar Campur, Sugiarto, membenarkan kampungnya baru mendapat kunjungan satu keluarga turis dari Belgia. Ketika berada di Kampung Tidar Campur, turis berfoto ria di depan rumah warga yang sudah dicat warna-warni menyerupai Kampung Pelangi.

“Mereka tampak berbaur dengan masyarakat setempat dan sedikit berbincang, ketika menemui warga yang tengah melintas. Saat menanyakan, keluarga asal Belgia itu bernama Dellatie. Mereka berkunjung ke Indonesia untuk melihat dan menapaki Candi Borobudur,” kata Sugiarto.

Sugiarto menjelaskan, di sela perjalanan menuju Jogjakarta, Dellatie tertarik untuk mengunjungi Kampung Tidar Campur, Kota Magelang. Sebab, rekannya lebih dulu ke sana.

Bule yang memiliki dua anak itu, kata Sugiarto, terheran-heran sekaligus kagum dengan pemandangan asri di Kampung Tidar Campur. “Menurut Dellatie, kampung ini begitu indah. Ada aliran sungai dan tatanan pohon tinggi menjulang, membuat kawasan ini seperti taman di tengah perkotaan. Mereka selalu bilang istimewa.” Oleh warga, mereka diajak keliling kampung,

Kedatangan turis ke Tidar Campur, menurut Sugiarto, bukan kali pertama ini saja. Setiap akhir pekan, tambah Sugiarto—meski tidak banyak—selalu ada yang datang ke Tidar Campur. Turis asal Eropa mendominasi kunjungan. Mereka rata-rata menyempatkan diri setelah lebih dulu datang ke Candi Borobudur. “Mereka juga tertarik mengunjungi sentra usaha tahu dan bersantai di dekat Jembatan Merah Kali Elo.”

Sedangkan turis asal Belgia yang datang pada Senin (28/8) lalu, berfoto-foto di depan mural yang dibuat warga. Turis kagum dengan warga Tidar Campur, karena masih erat kegotong-royongannya, ramah-ramah, dan banyak sentra ekonomi. “Mungkin itu yang membuat mereka tertarik datang ke kampung kami.”

Sedangkan wisatawan lokal, Arif Setiawan, 30, warga asal Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, mengaku penasaran dengan Kampung Pelangi di Kota Magelang. “Ternyata bagus dan indah. Banyak rumah yang dicat warna-warni lengkap dengan gambar dan ornamen.” (*/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalan Ikhlas untuk Pejuang Panjang

Oleh: Dahlan Iskan Mahathir segera berakhir. Tidak akan sampai dua tahun. Di kursi perdana menteri itu.Anwar Ibrahim sudah memutuskan: ikut pemilu. Agar bisa segera. Menjadi...

MAGELANG - Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang dikeluhkan sejumlah pelanggan. Utamanya warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan yang sudah dua bulan...

Bank Jateng Jadi Mitra Dana Desa

SEMARANG - Bank Jateng diminta menjadi mitra atau konsultan finansial bagi semua pihak dalam pengelolaan dana desa di masing-masing daerah. Bank Jateng harus berperan...

Siapkan Minimarket Desa

PABELAN - Demi meningkatkan pendapatan asli Desa, Kepala Desa Sumberejo bersama seluruh elemen terus berinovasi mengembangkan segala jenis usaha. Salah satu usaha yang kini tengah...

Selama 2016, Ungkap 16 Kasus Narkoba

KENDAL- Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kendal masih relatif tinggi. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal sepanjang 2016 mengungkap 16 kasus...

Waspadai Bahaya Laten PKI

MUNGKID - Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) KH Choirul Muna meminta masyarakat tetap waspada dengan isu munculnya kembali PKI. Tapi jangan...