33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Bangun TPAS, Libatkan 6 Desa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO—Setelah dua pekan sebelumnya deklarasi ‘Dieng Bersih Harga Mati’ dilakukan Muspida Wonosobo dengan aksi bersih-bersih kawasan Dieng, Selasa (29/8), enam desa di Dieng mendeklarasikan hal serupa.

Enam desa yang dimaksud adalah Desa Sembungan, Sikunang, Jojogan, Patak Banteng, Parikesit, dan Dieng Wetan. Mereka sepakat untuk menjaga Dieng bersih dan bebas dari sampah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, menyebut, deklarasi sebagai langkah maju yang sangat berarti bagi upaya memajukan Dieng. Yakni, sebagai destinasi wisata unggulan berkelas Internasional.

Langkah berikutnya, tutur Andang, bakal secepatnya diikuti pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Sementara (TPAS). TPAS rencananya dibangun di Dusun Siterus, Desa Sikunang.

“Tentu kami bersyukur langkah untuk membenahi sampah di kawasan Dieng, mendapat dukungan dari warga masyarakat,” kata Andang ketika ditemui di sela acara bersih-bersih sampah di Dusun Siterus.

Ke depan, Andang berharap komitmen masyarakat untuk bersama-sama Pemkab, menjaga Dieng agar tetap bersih. Sehingga wisatawan yang berkunjung ke Negeri di Atas Awan, merasakan kenyamanan serta menambah masa kunjungan ke Dieng. “Semakin lama wisatawan tinggal di Dieng, imbasnya tentu ke perputaran ekonomi warga masyarakat juga.”

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Supriyanto juga menyampaikan harapan yang sama. Menurut Supriyanto, tumbuhnya kesadaran warga mendukung Dieng Bersih, tidak serta-merta membuat Dieng benar-benar bersih. Butuh proses dan tahapan berjenjang. “Butuh pendampingan dan motivasi. Baik dari LSM peduli lingkungan maupun Pemkab.”

Untuk itu, enak desa bakal dilibatkan pada pembangunan TPAS di Siterus. Termasuk dalam hal keterlibatan dana transfer desa untuk pembangunan Tempat Penampungan Sampah Terpadu (TPST) di desa masing-masing.

“Tahapan sebelum sampah dibuang di TPAS adalah masyarakat harus mampu memilah sampah di tingkat keluarga. Apakah masih dapat dimanfaatkan atau tidak, termasuk apakah dapat diolah kembali menjadi produk yang bernilai manfaat dan ekonomi.” Terkait lokasi TPAS, lahan yang dibutuhkan seluas 2.000 meter per segi. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Selamat Jalan ”Wagiman”

MANTAN Wali Kota Semarang periode 1999-2000, Sutrisno Soetrisno Soeharto, telah berpulang, pada Sabtu (10/6), sekitar pukul 15.20 WIB di RS Tlogorejo. Soetrisno Soeharto meninggal...

Jadi VO Itu Menyenangkan

RADARSEMARANG.COM - BAGI Nurul Hidayah, menjadi pengisi suara kartun/animasi adalah sebuah tantangan. Terlebih saat ia harus membawakan sejumlah karakter dalam waktu bersamaan. Merasa kesulitan...

AGPAII Harus Terapkan 4 Pilar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengurus Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) harus memahami dan menerapkan empat pilar dalam kehidupan sehari-hari. Yakni, figur, ideologi, networking...

Pantang Anggap Enteng

SEMARANG - PSIS Semarang akan melakoni matchday kelima mereka di ajang Liga 2 musim 2017 dengan menjamu tim PPSM Sakti Magelang di Stadion Jatidiri...

Ribet, Harus Datangi Rumah Pelanggar

RADARSEMARANG.COM - SETELAH 6 bulan diberlakukan, e-tilang CCTV ternyata menemui sejumlah kendala. Terutama dalam penindakan. Sebab, dalam penindakan e-tilang CCTV ini, petugas terlebih dahulu...

Gotong Royong Itu Khas Indonesia

BOYOLALI – Budaya gotong royong di masyarakat diharapkan dapat terus dilestarikan. Sebab, gotong royong dan kerja bakti dianggap sangat khas Indonesia. Hal tersebut dikatakan...