33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Keluar Penjara, Pecandu Sabu Diringkus

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

MAGELANG–Petugas Polres Magelang Kota menangkap empat tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti yang diamankan 7.5 gram sabu. Dua di antaranya, residivis dengan kasus yang sama.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo, mengatakan, keempatnya ditangkap pada hari dan waktu berbeda. Kali pertama, polisi menangkap Hery Joko Santoso, 37, warga Desa Kadiluwih, Kabupaten Magelang. Ia ditangkap pukul 20.00, di Kampung Kemirikerep, Kelurahah Kemirirejo, Kota Magelang.

“Tersangka ditangkap berdasarkan informasi warga. Kemudian, kami lakukan pemantauan serta observasi. Dari observasi, kami mencurigai gerak-gerik tersangka yang akan mengambil sesuatu di bawah pohon sekitar kampung itu,” kata AKBP Hari Purnomo, Senin (28/8), saat gelar perkara di Mako Polres. Ketika ditangkap, petugas menemukan barang bukti berupa tiga bungkus sabu. Beratnya masing-masing 1,04 gram, 0,54 gram, dan 0,55 gram beserta sepotong sedotan.

Dari hasil pengembangan, pelaku Hery diketahui berkomunikasi dengan Alvin Oktavian, 22, asal Desa Salam, Kabupaten Magelang. Keesokan harinya, petugas melakukan pemantauan dan penyelidikan di sekitar Mal Artos.

“Sore hari, kami mencurigai gerak-gerik Alvin di samping Mal Artos atau depan SMA Kristen Indonesia. Selanjutnya, kami geledah dan menemukan ponsel yang digunakan Alvin untuk berkomunikasi dengan Hery. Lalu kami amankan sebagai barang bukti.”

Setelah dilakukan pendalaman, sabu yang disita dari tangan Hery, ternyata dibeli dengan cara patungan antara Hery dan Alvin. Rencananya, sabu akan dipakai bersama-sama.

“Pelaku Hery kami jerat pasal 112 subsider pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.” Sedangkan Alvin dijerat pasal 112 subsider pasal 132 subsider pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya 12 tahun penjara,” kata Hari didampingi Kasubag Humas, AKP Esti Wardiani.

Selain Hery dan Alvin, Polres Magelang Kota juga menangkap dua pelaku kasus serupa atas nama Yuli Rudianto, 35; dan Dani Sulistyo, 31. Warga asal Desa Danurejo, Kabupaten Magelang, itu, ditangkap pada Minggu (13/8) malam, di sekitar Jalan Dr Wahidin, Potrobangsan, Kota Magelang.

“Penangkapan ini juga berdasarkan informasi warga. Kami lakukan pemantauan dan mencurigai gerak-gerik dua orang yang berboncengan motor di depan pagar rumah kosong. Keduanya mengambil sesuatu dan pergi ke arah barat. Saat digeledah, anggota kami menemukan sebungkus plastic, diduga berisi sabu 5 gram.”

Perbuatan keduanya dijerat pasal 112 subsider pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, 12 tahun penjara. “Hasil penyelidikan, tersangka Dani dan Hery merupakan residivis kasus serupa dan baru keluar pada Januari dan Februari 2017.”

Tersangka Heri Joko Santoso mengaku baru keluar dari penjara dengan kasus yang sama. “Saya baru keluar dari penjara tahun ini. Saya dihukum 8 bulan di Lapas Yogyakarta, karena kasus narkoba. Narkoba saya konsumsi sendiri karena ketagihan.” (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perluasan Lahan Parkir Poncol, PKL Digusur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Stasiun Poncol pasrah saat tempat jualan mereka dipagar seng. Mereka tak melakukan perlawanan, dan tetap berjualan...

Tebing Longsor Timbun Jalan

MAGELANG—Tebing setinggi 5 meter di Dusun Wareng, Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Rabu (8/11) malam, longsor. Material tanah dan batu serta pepohonan yang...

Saksi Ikut Nikmati Uang Terima Kasih

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang benar-benar sarang pungli (pungutan liar). Sebab, bukan hanya terdakwa...

Literasi Permudah Skripsi

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada mahasiswanya. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bekerjasama dengan UPT Perpustakaan memberikan pelatihan...

Target 7.200 Terjual per Bulan

SEMARANG – Astra Motor selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Tengah, memperkenalkan All New Scoopy. Motor skutik berkonsep retro ini tampil...

Tiga Desa Bangun Perpuseru Dapat Bantuan

KAJEN–Tiga desa mendapatkan bantuan tiga unit komputer beserta jaringan internet yang diserahkan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, di Perustakaan Desa Kedugjaran, Kecamatan Sragi, Selasa (7/3)...