33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Empat Desa Krisis Air Bersih

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN–Penyaluran air bersih terus dilakukan, seiring banyak wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirim dropping air di enam dusun di empat desa. Yakni dua desa di Kecamatan Bringin, yakni Desa Wiru dan Desa Pakis. Untuk Desa Wiru dropping ke Dusun Krajan, Dusun Mojo dan Dusun Jrebeng.

Dikatakan Heru, selain di Kecamatan Bringin pemberian bantuan air bersih juga dilakukan di Dusun Metes, Desa Polobogo, Kecamatan Getasan dan Dusun Legaran, Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus. “Total hari ini sudah dropping delapan tangki, masing-masing berkapasitas 5.000 liter,” kata ujar Heru, Senin (28/8) kemarin.

Dijelaskannya, pemberian bantuan di masing-masing desa dibedakan. Sesuai dengan kebutuhan dari air bersih di desa itu sendiri. Namun sejak kemarau melanda, total bantuan air bersih uang disalurkan mencapai 40 tangki atau setara 200.000 liter air.

“Kalau dengan yang hari ini, total sudah 40 tangki yang sudah terdistribusikan dari 850 tangki yang kami siapkan untuk mengantisipasi krisis air bersih,” ujarnnya.

Beberapa wilayah di Kabupaten Semarang sebelumnya memang sudah dipetakan menjadi wilayah yang kerap kekeringan saat musim kemarau. Bahkan, BPBD Kabupaten Semarang sebelumnya sudah mensiagakan 850 tangki. “Kami menyiapkan, kalau ada laporan butuh air bersih langsung kami drooping. Anggarannya berasal dari APBD sebesar Rp 139 juta,” jelasnya.

Data BPBD Kabupaten Semarang menyebutkan sebanyak 35 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Semarang menjadi langganan kekeringan saat musim kemarau. Ke-12 kecamatan tersebut yaitu Bringin, Pringapus, Suruh, Bancak, Jambu, Ungaran Timur, Pabelan, Tengaran, Bawen, Sumowono, Getasan, dan Bergas.

Sedangkan kecamatan yang jumlah desanya paling banyak krisis air bersih saat musim kemarau adalah Bringin sebanyak 11 desa. “Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari BMKG, kemarau akan terjadi hingga September,” ucapnya.

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau kepada desa yang mengalami kekeringan maupun krisis air bersih segera melaporkan ke Pemkab Semarang. “Supaya segera dilakukan dropping air. Meski begitu, kami berharap krisis air bersih dan kekeringan di Kabupaten Semarang ini tidak meluas,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berdoa Bersama untuk Pilkada Damai

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Ribuan jamaah dari berbagai daerah di wilayah Kabupaten Temanggung membanjiri pelataran Makam Ki Ageng Makukuhan Desa Kedu Kecamatan Kedu, Kamis (15/3)...

SMA Kesatrian 1 Hadirkan Tutor 2 Bahasa Asing

RADARSEMARANG.COM - Masih berkaitan dengan MPLS, program yang dilaksanakan SMA Kesatrian 1 berbeda dengan sekolah pada umumnya. Tutor atau pengajar di luar zona sekolah...

Desak Pemprov Perbaiki Infrastruktur Pariwisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov mulai memperhatikan infrastruktur yang menjadi akses ke daerah-daerah basis wisata di Jateng. Hal ini sangat penting, agar...

Satu Jam, Tilang 136 Kendaraan Bermotor

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Hanya dalam 1 jam, petugas gabungan dari Sat Lantas Polres Pekalongan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan, berhasil menilang 136 kendaraan dalam razia...

Dijual Hingga Rp 200 Ribu, Buka Kelas Workshop

RADARSEMARANG.COM - Peduli terhadap kelestarian lingkungan dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Salah satunya  dengan pemanfaatan limbah rumah tangga seperti yang dilakukan Moch Tarom. Tangan...