33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Pilihan Kuliah Generasi Kreatif

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

We cannot not communicate. Demikian sering kita dengar ungkapan yang menyatakan kita tidak dapat tidak berkomunikasi. Dalam setiap aspek kehidupan kita mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi tidak akan terlepas dari komunikasi.

Segala sesuatu yang kita lakukan tidak akan terlepas dari proses penyampaian pesan dari seorang penyampai pesan kepada penerima pesan melalui media untuk mendapatkan umpan balik.

Setiap orang pasti sudah bisa dan terbiasa untuk berkomunikasi, akan tetapi jarang yang memahami apa itu komunikasi, karena setiap individu itu unik. Tidak ada satu orang pun yang memiliki karakteristik yang sama. Bahkan mereka yang kembar siam sekalipun memiliki karakter yang berbeda, begitu pula dalam cara berkomunikasi.

Komunikasi bisa menjadi solusi tapi juga bisa menjadi penyebab konflik, dengan komunikasi kita bisa menyelesaikan masalah, tetapi juga sering terjadi kesalahfahaman atau misscommunication. Begitu banyak orang yang mengalami konfllik personal, maupun institutional mengkambinghitamkan komunikasi sebagai penyebab konflik. Inilah yang menjadi keunikan tersendiri dari ilmu komunikasi.

Melalui program studi ilmu komunikasi,  mahasiswa akan diajarkan secara mendalam mengenai berbagai aspek-aspek komunikasi, baik secara teori dan praktik. Dari sini Ilmu Komunikasi bisa dikatakan sebagai gabungan antara ilmu dan seni dalam mengolah pesan. Mempelajari siapa yang terlibat, bagaimana prosesnya, melalui apa, mengapa bisa terjadi dan apa saja akibat yang ditimbulkan.

Belajar dari aspek-aspek itulah diharapkan mahasiswa bisa membuat pesan-pesan yang efektif yang bisa dimaknai dan dipahami dengan baik oleh orang lain sehingga mendapat umpan balik yang baik. Tidak hanya belajar tentang prosesnya, tetapi juga belajar tentang bentuk komunikasi dan aspek komunikasi lain yang sangat unik dan menarik untuk dipelajari.

Prodi Ilmu Komunikasi Unissula yang telah terakreditasi B dan berada di bawah naungan Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi menawarkan dua konsentrasi peminatan yang dapat dipilih, yaitu marketing communications (marcom) dan jurnalistik penyiaran (broadcasting journalism).

Pada konsentrasi Marcom mahasiswa akan diajarkan mampu menggunakan dan mengeksplorasi fungsi maksimal dan efek positif beragam alat komunikasi bagi kepentingan kegiatan komunikasi strategis.

Sementara pada jurnalistik penyiaran (broadcasting journalism) menekankan pada kemampuan profesional melakukan kegiatan reportase, peliputan, penulisan, editing dan manajemen industri media massa dan online. Mahasiswa akan dibimbing oleh para pengajar yang memiliki latar belakang akademis dan praktisi yang kompeten.

Pola interaksi yang dibangun di prodi Ilmu Komunikasi Unissula antara mahasiswa dengan dosen didesain agar menyenangkan dan membuat mahasiswa bisa berkomunikasi dengan baik.

Belajar Asik

Bagi mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi, dosen bukan hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai sahabat, kakak, ibu, saudara, sehingga mereka dapat curhat apa saja. Mulai dari hal-hal yang bersifat pribadi sampai hal-hal yang serius menyangkut akademis.

Kondisi tersebut diharapkan dapat meruntuhkan sekat-sekat kekakuan dan formalitas diantara mereka, sehingga diharapkan akan melahirkan kreatifitas tinggi yang lahir dari ide kreatif yang dikembangkan melalui bimbingan dan pendampingan para dosen.

Proses belajar mengajar bukan menjadi ruang-ruang kelas yang kaku, melainkan proses dinamis dan kreatif dengan beragam metode. Belajar tidak harus terpaku di ruangan tetapi bisa di ruang terbuka, bioskop, studio tv dan dikemas dengan metode interaktif, atraktif dan komunikatif. Proses pendidikan kreatif dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung seperti laboratorium multimedia, fotografi, televisi, radio dan public relations.

Guna mendukung kompetensi mahasiswa, prodi Ilmu Komunikasi Unissula menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga profesi di bidang komunikasi, seperti: lembaga kehumasan, media cetak dan elektronik, advertising, serta beberapa lembaga profesi lain. Bagi anda generasi muda  kreatif Indonesai mari bergabung bersama prodi Ilmu Komunikasi Unissula. (*)

Berita sebelumyaDaerah Diminta Perhatikan UMKM
Berita berikutnyaPLN Pasang 875 SPLU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jambanisasi di Mijen Ciptakan Hidup Sehat

DEMAK-Babinsa Koramil 05/Mijen, Kodim 0716 Demak kembali menggalakkan program jambanisasi. Kali ini, jambanisasi pada semester I dilaksanakan di rumah Ahmad Rokim, 45, warga RT 3...

2 Bulan, Gasak 33 Motor

SEMARANG – Mranggen, Demak pantas disebut sebagai ’gudangnya’ pencuri motor. Sudah berkali-kali ditangkap, masih ada saja ’generasi baru’ pencuri motor dari wilayah ini. Kali...

Pemberantasan Pungli Tanggungjawab Bersama

BATANG-Pemberantasan pungutan liar (Pungli) tidak bisa dilaksanakan salah satu lembaga atau institusi tertentu saja. Namun harus ada komitmen bersama dari semua pihak. Selaku pegawai...

Dua Bulan, Sudah 39 Bencana Terjadi

SEMARANG – Sepanjang 2016, Basarnas Jateng mencatat sedikitnya 216 kejadian bencana dengan jumlah korban 2.737 orang yang didominasi kecelakaan air baik yang terjadi di...

Buka Peluang Atlet Non PPLP

SEMARANG - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng akan segera melakukan koordinasi dengan pengprov cabang olahraga untuk mematangkan dan memantapkan persiapan Jateng menghadapi...

Jambret Asal Salatiga Dibekuk Reskrim

MAGELANG—Pelaku penjambretan yang sempat meresahkan warga Kota Magelang, berhasil ditangkap petugas Satuan Reskrim Polres Magelang Kota. Pelaku berinisial WH, 33, warga Kampung Bancaan Timur,...