33 C
Semarang
Rabu, 30 September 2020

Banyuputih Carnival Bertema Batik

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

BATANG – Sudah menjadi tradisi yang mengakar kuat pada masyarakat Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang menggelar peringatan HUT RI dengan Banyuputih Carnival, Sabtu (26/8). Kegiatan yang sudah digelar selama puluhan tahun itu, kini semakin meriah dan inovatif. Untuk tahun ini, tema yang diusung adalah Batik dalam bentuk pakaian maupun kerajinan lain yang menunjukkan nilai keluhuran warisan budaya bangsa.

Ditambah kini keragaman budaya juga menonjol, sebagai bukti masyarakat Banyuputih terbuka untuk semua suku dan keyakinan. Selain itu seperti karnaval yang lain, penampilan unik dan nyeleneh juga ditampilkan oleh peserta. Hal ini, membuat Banyuputih Carnival tenar, sehingga mampu menyedot puluhan ribu penonton yang datang dari berbagai kota.

Banyak penonton dari Semarang, Kendal, Pekalongan, Temanggung dan kota-kota lain. Bahkan warga Banyuputih yang merantau menyempatkan diri untuk pulang demi bisa berpartisipasi dalam karnaval.

Bisa dikatakan Banyuputih Carnival adalah puncak dari semua karnaval yang ada di Kabupaten Batang, baik dari segi kuantitas maupun kualitas peserta, juga dari jumlah penonton. “Acara Banyuputih Carnival ini bagus, saya betah nonton. Kalau tidak halangan harus ke Jakarta saya pasti menunggui sampai acara selesai,” ucap Bupati Batang Wihaji.

Hal unik yang tidak dijumpai dalam karnaval daerah lain adalah beberapa peserta memberikan cinderamata hasil karyanya kepada tamu kehormatan di panggung. Bentuknya pun aneh-aneh mulai dari lukisan, batik, bunga sampai kepala kambing panggang.

Kepala Desa Banyuputih Sodikin mengatakan tradisi karnaval ini sudah sedemikian kuat mengakar dan menjadi hiburan warga yang dipersiapkan matang. “Jika ditotal Rp 500 juta keluar untuk biaya kegiatan ini yang ditanggung bersama. Belum biaya pribadi masing-masing peserta karnaval. Selain karnaval kami juga nanggap hiburan musik dan wayang untuk menghibur warga,” kata Sodikin.

Banyaknya peserta membuat barisan seperti tak ada putusnya. Setelah empat jam barulah karnaval akbar ini selesai pas maghrib. Efek dari karnaval yang melintasi jalan Pantura ini tentu saja kemacetan panjang. Jumlah peserta yang sangat banyak dan penonton yang puluhan ribu membuat jalan tersendat, tapi bisa diatasi oleh tim urai Satlantas Polres Batang. (han/sct/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...