33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Tawarkan Fleksibilitas Waktu dan Tempat Kerja

Berbagi Ruang Kerja dalam Coworking Space

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Bekerja dalam sebuah coworking space bersama para profesional lain berlatar belakang profesi, keahlian maupun perusahaan berbeda belakangan makin populer. Tak ketinggalan juga di Semarang. Sejumlah coworking space mulai banyak ditemui di kota ini.

Salah satunya Impala Space. Berlokasi di kawasan Kota Lama, coworking space yang resmi dibuka tahun lalu ini telah memiliki setidaknya 150 member, baik individu maupun sejumlah perusahaan start up yang tengah berkembang.

Founder Impala Space Andrie Widyastama mengungkapkan, banyaknya perusahaan rintisan yang bermunculan serta kaum milenial yang banyak memilih sebagai freelancer maupun profesi lain dengan fleksibilitas waktu serta tempat bekerja menjadi cikal bakal terbentuknya konsep coworking space.

“Kebanyakan start up diawali dengan modal kecil dan nggak butuh kantor besar. Justru kalau bisa numpang. Begitu juga dengan freelancer yang bebas ngantor di mana saja, atau profesional di bidang lain yang menuntut mobilitas tinggi dari satu kota ke kota lain. Konsep coworking space menjadi solusi kebutuhan mereka,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Andrie, sesuai dengan namanya, collaborative working space. Selain untuk bekerja, tempat ini juga memungkinkan para profesional dengan berbagai keahlian untuk bertemu, berada dalam satu ruangan serta berinteraksi.

“Desainer bisa bertemu dengan arsitek, arsitek bisa bertemu dengan mereka yang bergerak di bidang ekonomi dan lain sebagainya. Dari interaksi tersebut juga bukan tidak mungkin ke depannya mereka bisa berkolaborasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, konsep coworking space ini dinilainya sebagai peluang bisnis yang cukup potensial. Namun begitu, diakuinya, untuk di Semarang konsep tersebut masih perlu disosialisasikan lebih dalam.

“Kita cukup gencar menyosialisasikan konsep ini, tapi ternyata masih ada yang datang dan tanya ‘di sini menunya apa saja ya’. Karena itu, selama tiga tahun awal, program kita mengenalkan konsep baru ini,” ujarnya.

Selain aktif menyosialisasikan konsep tersebut, Andrie dan tim juga berupaya menjawab tantangan lain dalam ‘menghidupkan’ tempat berbagi ruang kerja ini. Diantaranya dengan menjadikan frontliner mereka sebagai tuan rumah yang baik.

“Bagi kami coworking space ini bukan sekedar bisnis tempat, bukan sekedar seluas apa tempatnya atau sebagus apa fasilitasnya tapi juga hospitality. Bagaimana kita membuat member merasa nyaman dalam bekerja, menelurkan ide-ide kreatif mereka, meningkatkan produktivitas hingga berkolaborasi antar member,” ujarnya.

Selain Impala Space, masih ada lagi Tigaperempat Coworking Space. Tujuan dibukanya tempat ini juga tak jauh berbeda dengan lainnya. Yaitu sebagai tempat berbagi ruang kerja, menelurkan ide, kreativitas hingga berkolaborasi. Hanya saja, berlokasi di area Tembalang, ruang kreatif ini lebih banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa.

“Mahasiswa biasanya banyak tugas kelompok. Butuh waktu untuk mengerjakan bersama, di kostan menggarap sampai larut malam kurang nyaman. Begitu juga di kafe yang kadang suasananya kurang kondusif. Nah, coworking space bisa menjadi alternatif,” ujar salah seorang founder Tigaperempat Coworking Space, Bagus Atmawan.

Selain tempat berbagi ruang kerja, coworking space yang didirikan oleh para mahasiswa berbagai jurusan ini juga kerap digunakan sebagai workshop, seminar maupun kegiatan kreatif lainnya oleh berbagai komunitas.

“Hasilnya cukup baik. Berdasarkan data yang kami kumpulkan, dalam beberapa bulan ini sudah ada 950 orang dengan berbagai latar belakang keahlian yang memanfaatkan working space ini,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pertahankan Market Leader

SEMARANG - Persaingan kendaraan niaga yang sengit ternyata tidak membuat PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) puas walaupun selama 17 tahun terakhir ini mampu...

Kemarau, Potensi Kebakaran Meningkat

BATANG – Potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Batang meningkat. Paling banyak saat ini terjadi di hutan dan kebun tebu. Sejumlah faktor penyebab kejadian kebakaran...

Top Skor Liga Libanon Merapat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perburuan pemain untuk menghadapi putaran kedua Liga Indonesia terus dilakukan oleh tim PSIS Semarang di masa bursa transfer saat ini. Tim...

Humas Bukan Pekerjaan Mudah, Tapi Asyik

DIDAPUK menjadi Kepala Humas Universitas Diponegoro, Nuswantoro mengaku tidak pernah menyangka bahwa ia akan melakoni jabatan ini. Menurutnya, amanah tersebut karena keaktifannya pada beberapa...

50 Ribu Relawan Bentuk Dulur Ganjar

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Sejumlah massa yang mewakili 35 kabupaten/kota membentuk Relawan Dulur Ganjar. Mereka berkumpul di Gedung Sasana Adipura, Wonosobo, Selasa (28/3) untuk pengukuhan....

Sabu Diduga Dipasok dari Dalam Lapas

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Temanggung membekuk dua orang pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Kedua pelaku yang diamankan adalah Mukti Utomo,...