Pantau Hasil Popnas Untuk Kejurnas

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah segera membentuk skuad untuk tampil ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Senior, yang akan berlangsung di Jakarta, November mendatang.

Hasil Kejurprov di Solo 5-6 Agustus lalu dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017 di Semarang 10-21 September menjadi referensi bagi pengurus TI Jateng serta tim pelatih untuk penentuan atlet yang akan tampil di Kejurnas Senior.

Kabid Binpres Pengprov TI Jateng Singgih Hendarto mengatakan, meski November tak lama lagi, namun pihaknya tidak mau terburu-buru menentukan nama-nama taekwondoin untuk kejurnas. “Saat ini kami masih konsentrasi dulu di Popnas. Setelah itu baru akan dibentuk skuad untuk Kejurnas Senior. Ajang Popnas, termasuk yang kami pantau, jadi meski pelajar tapi kalau kami anggap mampu bersaing di level kejurnas, terbuka kemungkinan kami pilih,” tegasnya.

Diungkapkan, saat ini sebenarnya pihaknya sudah mempunyai gambaran, siapa saja taekwondoin di tiap kelas baik kyorugie maupun poomsae yang layak tampil di Kejurnas. Namun, tim pelatih dari pengurus TI Jateng khususnya binpres dan litbang akan mencermati hasil Popnas, serta mengevaluasi Kejurprov yang lalu, agar mendapatkan taekwondoin terbaik di tiap kelasnya nanti.

Terkait dengan evaluasi Kejurprov lalu, untuk kategori senior, beberapa atlet pelatda bahkan atlet yang mewakili Jateng di PON 2016 lalu kalah. Menurut Singgih, prestasi atlet memang dinamis. Siapa yang lebih disiplin berlatih, maka akan mendapatkan hasil yang lebih baik. “Bisa jadi para atlet PON atau pelatda kurang intensif berlatih jelang Kejurprov lalu, meski mereka punya teknik yang lebih bagus,” paparnya.

Singgih juga mengapresiasi prestasi para atlet taekwondo Jateng yang semakin merata. Meski Kota Semarang dan Solo masih dominan, namun beberapa daerah mulai menunjukkan tajinya. Seperti Kendal yang menjadi runner up juara umum di kategori junior mengalahkan Solo. “Daerah lain seperti Banyumas dan Grobogan juga mulai menggeliat. Ini bagus untuk masa depan taekwondo Jateng di pentas nasional, termasuk di PON 2020 mendatang,” tandasnya.

Pada Kejurprov lalu, antusiasme peserta sangat baik. Sebanyak 600 atlet taekwondo junior dan senior tampil dalam event tahunan yang digelar di Sritex Arena, Solo. Atlet tersebut berasal dari 35 kabupaten/kota di wilayah Jateng.

Ketua Pengprov TI Jateng Tanu Kismanto mengatakan kejurprov taekwondo merupakan agenda tahunan yang digelar Pengprov TI Jateng dengan tujuan untuk melahirkan bibit muda taekwondo dan mengasah kemampuan atlet agar mampu membawa nama baik Jateng ditingkat nasional dan internasional. “Taekwondo Jateng selama ini cukup disegani di level nasional. Ke depan kami bertekad bisa mempertahankan tradisi perolehan mendali emas dalam setiap PON. Kejurprov ini bisa dimanfaatkan pelatih untuk menambah jam terbang atlet khususnya yang junior,” kata dia. (bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -