Baca Al Quran Sebelum Beraktivitas

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

Kesibukan menjadi Rektor diakui cukup menguras waktu. Ia mengaku lebih sering menghabiskan waktu dengan karyawan daripada keluarga besarnya. Namun, itu tak lantas menjadi alasan untuk tidak berkumpul dengan keluarga.

“Malah lebih sering di kampus. Praktis waktu berkumpul dengan keluarga ya malam hari setelah pulang dan setiap akhir pekan. Jam 8 pagi sudah di kampus dan baru pulang menjelang maghrib. Jadi lebih sering bareng karyawan dan anak-anak disini,”candanya.

Anis memang dikenal sebagai pribadi yang welcome dengan siapa saja. Di lingkungan rektorat misalnya, ia selalu menyempatkan diri untuk mengajak dan memimpin membaca Al Quran bersama karyawan sebelum mengawali aktivitas kerja. “Setiap pagi kita selalu merutinkan ngaji bareng. Satu dua ayat tidak masalah. Dan itu sudah berjalan setahun terakhir ini,” katanya.

Anis menerangkan, meski di kalangan muslim membaca Al Quran adalah suatu keharusan namun ide itu justru berawal dari rasa kagumnya terhadap umat beragama lain. “Saya waktu kecil pernah terkena TBC, karena terserang penyakit itu kemudian saya dibawa ke salah satu rumah sakit non muslim. Saya amati dan amati ada sesuatu aktivitas yang patut dipraktikkan. Setiap hendak mulai kerja, mereka yang terdiri dari bidan, perawat, hingga cleaning service selalu berkumpul dan membaca kitab. Dari memori masa kecil itu saya bergumam kenapa kita tidak mau seperti itu?,” terangnya.

Ia percaya dengan selalu merutinkan membaca Al Quran maka semangat dan etos kerja akan selalu meningkat. Selain itu, kegiatan pagi sarat dengan nilai kebersamaan sehingga satu dengan lain akan lebih akrab. “Memberi semangat dalam bekerja. Yang jelas etos kerja semakin bagus dan itu sudah terbukti. Ada nilai kebersamaan disana. Kalau dulu setiap pagi tidak jelas apa yang harus dikerjakan, tapi sekarang sebaliknya,” tuturnya. (aaw/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -