33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Pemain Unggulan Masih Jadi Andalan

DJARUM FOUNDATION KEJUARAAN BULUTANGKIS MULTI CABANG KABUPATEN / KOTA SE-EKS KARS KEDU VI 2017

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

MAGELANG – Hasil positif pada kejuaraan bulutangkis multicabang tahun lalu membuat pebulutangkis putri Kota Magelang mendapatkan tempat unggulan di kelompok tunggal anak, pemula dan remaja Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017.

Dari data pertandingan atlet putri tuan rumah yang menempati unggulan satu tunggal anak putri yakni Thania dari klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Surya Tidar Magelang, unggulan satu tunggal pemula putri yakni Angela Bella dari PB Jaya Agung Magelang, dan unggulan satu tunggal remaja putri yakni Rodes, juga dari PB Surya Tidar Magelang. Pada multicabang 2016, ketiganya sukses naik podium sebagai juara pertama.

Langkah Thania, Bella maupun Rodes, akan diawali dengan laga penyisihan pertama pada hari kedua kejuaraan, Sabtu (25/8). Thania akan bertemu dengan Nandaningrum (Braja), Bella melawan Amanda (Harapan Jaya) dan Rodes ditantang Jihan (Mataram Raya).

Sedangkan di bagian putra, pebulutangkis Kota Magelang yang berstatus unggulan, yakni Rio putra unggulan satu tunggal dini putra, Vemas unggulan satu tunggal anak putra, dan Daffa unggulan dua tunggal pemula putra. Ketiganya, merupakan pemain binaan PB Surya Tidar Magelang.

Pelatih PB Surya Tidar Magelang, Indra Bayu Santoso memaparkan, para pemain unggulan ini dapat tampil dengan baik sehingga minimal menembus semifinal, ataupun bisa maju final dan juara.  “Paling tidak mereka bisa menjaga prestasi yang pernah diraih. Tapi untuk kejuaraan tingkat multicabang sendiri yang lintas kabupaten/kota, persaingannya memang lebih ketat karena belum tahu kekuatan lawan. Karena itu harus sungguh-sungguh bermain dan fokus,” jelasnya di sela pertandingan hari pertama kejuaraan, Jumat (25/8) di GOR Djarum Magelang.

Sementara, dari Kabupaten Magelang, PB Perkasa tampil dengan membawa 17 pemain. Kepala Pelatih Suparjo menuturkan, beberapa pemain yang dibawa menjadi andalan untuk mampu menembus minimal babak empat besar.

“Kalau di putri andalannya Barokah yang main tunggal pemula dan bagian putra Dino di tunggal anak putra. Secara keseluruhan kita belum bisa prediksi pencapaian karena sebagian besar pemain yang tampil ini juga baru naik tinggal. Ini tahun tahun pertamanya, jadi kita lihat pertandingan di lapangan dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, hasil pertandingan sementara Jumat kemarin, di kelompok tunggal dini putra Ivan (PB Perkasa) menang 21-10, 21-3 atas Abhista (PB Ihsanul Fikri), Haidar (PB SYP) menang atas Nino (PB Tunas Pamor) dengan skor 21-9, 21-6, Rafa (PB Jaya Agung) menang atas Akbar (PB Bhineka) dengan skor 21-12, 21-10. Pada tunggal anak putra, laga penyisihan pertama dimenangkan Khanif (PB Surya Tidar), Reznanda (PB Garuda Jaya), Abraham (PB Bhineka), Fatchan (PB Harapan Jaya), Rafael (PB BST), Rosyid (Daya Manunggal), Dino (PB Perkasa), Afrizal (PB Tunas Pamor), Fauzan (Putra Mandiri). (fiq/adv/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Desa Mluweh Fokus Infrastruktur

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pembangunan sektor infrastruktur masih terus dikebut oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Mluweh Kecamatan Ungaran Timur. Kades Mluweh Asariyono mengungkapkan hal itu sesuai...

Jebol Tembok

Apakah menjebol tembok sama dengan menggeser ufuk? Saya merasa beruntung. Bisa akses Indosiar di mana pun. Saya bisa ikut senang melihat Fildan lolos empat...

Undip Tambah 3 Guru Besar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) akan mengukuhkan tiga guru besar yang berasal dari 3 keilmuan berbeda. Yakni Teknik, Perikanan dan Kelautan, serta Sosial....

107 Senjata Api Dinas Diperiksa Kapolres

KAJEN–Sebanyak 107 senjata api milik Polres Pekalongan mulai jenis senjata api laras panjang dan genggam, diperiksa oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, di halaman...

PLN Bagikan 50.000 Paket Sembako

SEMARANG – PLN kembali berbagi kebahagiaan memuliakan kaum dhuafa  dengan memberikan 50.000 paket sembako secara serentak se-Nusantara. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Amil Zakat,...

Penentuan Para Pelamar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Laga uji coba PSIS versus Arema sore (4/1) nanti juga akan digunakan oleh coach Subangkit sebagai penentuan nasib bagi sejumlah pemain...