31 C
Semarang
Senin, 30 November 2020

Diketuai Dandim 07/05, Targetnya Rp 325 juta

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

MAGELANG–Penggalangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang 2017 ditargetkan mencapai Rp 325 juta atau naik Rp 15 juta dari target 2016 sebesar Rp 310 juta. Sedangkan realisasinya, Rp 320 juta.

“Saat itu, jumlah penduduk Kota Magelang sekitar 120.373 jiwa, sehingga per kapita membantu dana kemanusiaan Rp 2.658. Jumlah ini tertinggi di Jawa Tengah,” kata Ketua PMI Kota Magelang, Sukardi, saat pengukuhan Panitia Bulan Dana PMI Kota Magelang, di Gedung Wiworo Wijipinilih, kemarin.

Perolehan dana tersebut, dimanfaatkan sesuai peruntukkannya. Sukardi bahkan mengklaim, persentasenya lebih tinggi dari yang diatur oleh PMI Pusat. Penggunaan untuk program kemanusiaan yang seharusnya 50 persen, dialokasikan 90 persen. Lalu, 30 persen untuk operasional, hanya digunakan 6 persen saja. “Sebanyak 20 persen untuk kebutuhan lain-lain, kita hanya menggunakan 4 persen saja.”

Sukardi optimistis, tahun ini realisasi perolehan Bulan Dana PMI akan meningkat. Jika dilihat dari kesadaran masyarakat dalam misi kemanusian, cukup menggembirakan.

“Saat ini saja, pendonor aktif yang tercatat di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Magelang mencapai 15.797 pendonor. Artinya, 12,5 persen warganya menjadi pendonor. Sedangkan angka dari World Health Organization (WHO) menetapkan setidaknya 2 persen warganya menjadi pendonor.”

Sukardi menyampaikan, jumlah itu mempengaruhi produksi darah. Pada 2015, produksinya mencapai 4.338 kantong darah. Sedangkan pada 2016, menacapi 15.797 kantong darah. “Dengan begitu, kebutuhan darah di Kota Magelang dan sekitarnya terpenuhi.”

Dikatakan, ada 49 rumah sakit negeri dan swasta yang telah bekerja sama dengan PMI. Yakni, 10 rumah sakit di Kota Magelang, 8 rumah sakit di Kabupaten Magelang, dan 14 rumah sakit di eks Karisidenan Kedu. Sisanya: Salatiga, Purwodadi, dan Jogjakarta.

Masih menurut Sukardi, PMI Kota Magelang juga berpartisipasi dalam kegiatan Jumpa Bhakti Gembira dan Temu Karya (Jumbara) Relawan tingkat Provinsi Jaw Tengah di Pati pada Juli lalu. Kota Magelang menyabet tiga prestasi. Di antaranya, juara 1 Korps Sukarela (KSR), Juara 2 Palang Merah Remaja (PMR), dan terpilih menjadi Duta Keselamatan Berkendara tingkat Provinsi Jateng.

Panitia Bulan Dana PMI Kota Magelang diketuai oleh Komandan Kodim 07/05 Letkol (Inf) Hendra Purwanasari dan dibantu 67 koordinator. Kemarin, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina mengukuhkan kepanitiaan tersebut. (put/isk)

Berita sebelumya137 Anak Divaksin Campak-Rubella
Berita berikutnyaPunguti Sampah

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...