14.9 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Berkat iJus Melon, Hendi

Raih Penghargaan Jokowi

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

SEMARANG- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kembali meraih penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dari Presiden RI Joko Widodo di Stadion Manahan Surakarta, Jumat (25/8). Penghargaan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 40 Tahun 2017 tentang penetapan top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2017.

Penghargaan atas inovasi dalam penerapan sistem perizinan usaha mikro melalui aplikasi iJus Melon (Izin Usaha Mikro Melalui Online).  Sebab, setelah diluncurkannya aplikasi iJus Melon, pelaku usaha mikro di Kota Semarang dapat dengan sangat mudah dan cepat mendapatkan legalitas usahanya. Legalitas inilah yang kemudian menjadi jembatan pelaku usaha mikro untuk mendapatkan berbagai instrumen bantuan, seperti permodalan dan pendampingan usaha.

Melalui aplikasi tersebut, pengurusan legalitas pelaku usaha mikro hanya membutuhkan waktu 4 menit. Hal ini dikarenakan sejumlah jalur birokrasi telah dipangkas melalui penerapan sistem online.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, penghargaan ini tentu saja menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkot Semarang agar terus melakukan inovasi. “Inovasi tersebut dijalankan mengingat legalitas usaha merupakan sebuah hal yang penting bagi pelaku usaha mikro untuk mengakses berbagai instrumen bantuan usaha, dari permodalan hingga pendampingan,” katanya.

Instrumen bantuan usaha tersebut, lanjut dia, misalnya Kredit Wirausaha Bangkit jadi Jawara, atau Kredit Wibawa yang dimiliki Pemerintah Kota Semarang dengan bunga sangat kecil hanya 3 persen per tahun.  “Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sangat apresiatif terhadap upaya-upaya positif yang dilakukan di daerah.  Ini menjadikan untuk bekerja lebih baik. Karena kalau kerja baik diapresiasi, maka pasti bekerjanya akan lebih semangat lagi,” kata pria yang tahun ini juga dinobatkan sebagai kepala daerah terbaik dalam pelayanan publik oleh Kemenpan RB.

Tercatat pada 2012, total omzet UMKM di Kota Semarang hanya Rp 314 miliar, dan hanya meningkat sedikit pada 2015 menjadi Rp 379 miliar. Pada 2016, setelah aplikasi izin usaha online tersebut diterapkan, total omzet pelaku usaha di Kota Semarang melonjak menjadi Rp 726 miliar.

Tidak hanya omzet, penyerapan tenaga kerja pada sektor UMKM di Kota Semarang pun mengalami lonjakan tajam pada 2016. Tercatat, pada 2012 sebanyak 17.511 tenaga kerja, dan meningkat sedikit pada 2015 menjadi sebanyak 18.810 tenaga kerja. Pada 2016 melonjak tajam menjadi 29.770 tenaga kerja yang terserap.

“Apa yang diterapkan di Kota Semarang juga dapat diduplikasi di daerah-daerah lain. iJus Melon hanya salah satu sistem smart city kami yang terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga memiliki 152 sistem serta aplikasi lainnya yang kami buka selebar-lebarnya agar daerah lain dapat menduplikasi,” ujarnya.

Apalagi dengan apresiasi serta dukungan yang diberikan Presiden Joko Widodo, tentunya akan membuat jajaran Pemkot Semarang untuk bekerja lebih baik lagi. “Rasanya sayang jika inovasi ini hanya diterapkan di Kota Semarang saja,” katanya. (amu/aro

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...