33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

21 Hektare Gagal Panen

Dampak Intrusi Air Laut

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

TEGAL-Sebanyak 21 hektare sawah di Kecamatan Tegal Barat dan Kecamatan Margadana mengalami puso atau gagal panen. Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKP3) Kota Tegal menyebutkan, penyebab puso adalah karena sawah di dua kecamatan tersebut terkena intrusi air laut, yang diketahui telah terjadi selama bertahun-tahun.

Kepala DKP3 Noor Fuady melalui Kepala Bidang Pertanian dan Pangan Agoes Marka Putra dan Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman Kota Tegal Suhito menyampaikan, berdasarkan periode pengamatan 1-15 Agustus, 21 hektare tersebut terdiri dari 5 hektare di Kecamatan Tegal Barat dan 16 hektare di Kecamatan Margadana.

“Yang terkena instrusi air laut, yakni di Kelurahan Kraton, Pesurungan Lor, Krandon, Margadana, Cabawan, dan Kaligansa,” kata Suhito. Intrusi air laut terhadap area sawah tersebut menjadi persoalan klasik dan sampai saat ini belum ditemukan solusi yang tepat. Sebenarnya, para wakil rakyat sudah mengkonsultasikannya ke kementerian terkait.

Sebelumnya, DKP3 juga telah mengupayakan penanganan dengan berbagai cara. Misalnya, menanam varietas padi tahan air asin seperti dilakukan petani Kabupaten Brebes. Namun, upaya itu mengalami kegagalan. Begitu juga dengan penanaman varietas padi Inpari Unsoed 79 Agritan yang bekerjasama dengan Universitas Jenderal Soedirman.

Varietas padi tersebut dirakit untuk sawah daerah pesisir dengan kadar garam (salinitas) 0-12 ds/m. Diklaim, daya hasil pada kondisi tercekam salinitas berkisar 4-6 ton gabah kering panen perhektare. Pada sawah normal, daya hasil varietas ini mencapai 7-8,5 ton. “Penanaman varietas padi ini mengalami kegagalan karena terendam air laut dalam waktu yang lama,” kata Agoes. (nam/ela/jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...