31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Lelang Tanah Kelurahan Capai Rp 3,1 Miliar

DEMAK-Pemkab Demak melelang tanah desa yang status desanya berubah menjadi kelurahan. Hasilnya, mencapai Rp 3,1 miliar. Bondo deso yang dilelang meliputi Kelurahan Bintoro dengan luas 938.987 meterpersegi dengan harga Rp 962.500.000. Kemudian, tanah bondo deso Kelurahan Mangunjiwan dengan luas 775. 125 meterpersegi dengan harga Rp 989 juta.

Dari jumlah luas tanah itu, yang belum dilelang 91.000 meter persegi di wilayah Bogorame. Tanah di lokasi tersebut hanya ditawar Rp 17 juta. Padahal, harga limit taksiran sebesar Rp 56.500.000. Karena jauh dari target, akhirnya tanah Bogorame belum laku. Rendahnya harga tawar lantaran posisi tanah selalu basah dan sulit membuang air.

Kemudian, yang dilelang adalah tanah deso Kelurahan Betokan seluas 423.000 meterpersegi dengan harga Rp 427.500.000. Lalu, tanah deso Kelurahan Singorejo seluas 204.433 meterpersegi dengan harga Rp 162.050.000 serta tanah deso Kelurahan Kalicilik seluas 502.603 dengan harga Rp 648.500.000.

Plh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Pemkab Demak, Sri Kun Wahyuningsih melalui Kabid Aset Daerah, Fatchul Imam mengatakan bahwa untuk yang belum laku dilelang, akan dicarikan solusinya. “Kalau di Bogorame mungkin perlu dibuatkan saluran, agar tanahnya bisa diolah dengan baik,” katanya. Menurutnya, dana hasil lelangan tersebut langsung masuk pendapatan asli daerah (PAD). (hib/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here