28 C
Semarang
Jumat, 11 Juni 2021

Pembayaran Tol Akan Gunakan Sistem Tertutup

SEMARANG–Sistem transaksi tertutup, akan diberlakukan untuk tol Semarang–Solo. PT Trans Marga Jateng (TMJ) sebagai pemegang konsesi tol tersebut menjelaskan jika kebijakan tersebut akan diberlakukan jangka waktu dekat ini.

Direktur Operasional dan Teknik PT TMJ, Ali Zaenal Abidin mengatakan dengan perubahan sistem transaksi dari terbuka menjadi tertutup, apabila pemakai jalan memasuki gardu masuk (entrance) harus mengambil Kartu Tanda Masuk Elektronik (KTME) terlebih dahulu.

“Kebijakan ini akan segera diberlakukan menyusul beroperasinya ruas Bawen-Salatiga untuk melayani pemakai jalan umum,” kata Ali saat di Ungaran, Jumat (25/8) kemarin.

Dijelaskan Ali, teknis dari kebijakan tersebut yaitu saat di Gardu Keluar (exit), pemakai jalan menyerahkan KTME tersebut serta membayar tol sesuai golongan kendaraan dan asal gerbang tol.

Berbeda dengan sistem terbuka yaitu setiap pemakai jalan yang lewat gardu tol langsung membayar tol sesuai dengan golongan kendaraan dan ruas yang ditempuh. “Nanti akan diubah menjadi sistem tertutup,” katanya.

Sementara itu, bagi pengguna kartu elektronik, ketika di gardu masuk tidak perlu mengambil KTME, tapi cukup menempelkan kartu elektronik pada pembaca (reader) peralatan tol yang ada di Gardu Masuk.

Sedangkan saat di gardu keluar, pemakai jalan bisa mengguakan Gardu Tol Elektronik. “Atau bila tidak menggunakan GTO, maka menyerahkan kartu elektronik kepada petugas di gardu keluar untuk dibacakan pada peralatan tol,” katanya.

Kebijakan itu, lanjutnya, juga dalam rangka peningkatan kecepatan dan ketepatan pelayanan transaksi di gerbang tol serta menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Kebijakan tersebut akan efektif mulai Oktober 2017. “Jadi kami sarankan untuk segera mendapatkan uang elektronik di cabang Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN dan toko retail terdekat,” katanya.

Seperti diketahui, saat ini PT TMJ masih memberlakukan sistem terbuka pada tarif dua seksi ruas tol tersebut yakni Semarang-Ungaran dan Ungaran-Bawen.

Para pengguna jalan tol dari arah Semarang ke Bawen atau sebaliknya, akan melakukan dua kali transaksi yaitu di gerbang tol Banyumanik dan gerbang tol Bawen, dengan tarif masing-masing Rp 6.500 dan Rp 7.000.

Jalan tol Semarang-Solo diproyeksikan sepanjang 72,64 kilometer terbagi menjadi 5 seksi, yaitu Seksi I Semarang-Ungaran 11 kilometer, kemudian seksi II Ungaran-Bawen 11,95 kilometer. Kedua seksi ini sudah beroperasi. Sedangkan seksi III Bawen-Salatiga sepanjang 17,29 kilometer tinggal menunggu waktu untuk segera dioperasionalkan. (ewb/ida)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here