33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Capai Rp 20 M

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN–Jumlah tunggakan warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Ungaran hingga kini cukup bersar. Pasalnya, hingga kini tunggakan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) mencapai Rp 20 miliar.

“Itu tunggakan di peserta yang belum terbayar,” kata Kepala BPJS Kesehatan KC Ungaran Juliansyah, Selasa (22/8) kemarin.

Jumlah tersebut merupakan perhitungan global dari peserta di tiga wilayah cakupan kerja BPJS Kesehatan KC Ungaran. Di antaranya Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dam Kabupaten Kendal. “Jumlah itu untuk semua kelas di semua cakupan wilayah kerja kami,” ujarnya.

Kesadaran peserta untuk melakukan pembayaran masih minim. Adapun cara yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan KC Ungaran yaitu menggandeng bidan desa melalui kerjasama dengan Dinas Kesehatan. Bidan desa tersebut bertugas menagih iuran bulanan dari peserta BPJS Kesehatan.

Cara tersebut dinilai efektif. Terbukti di Kabupaten Semarang saja sebesar 67 persen dari semua peserta BPJS Kesehatan sudah membayar. “Masih ada 33 persen menunggak,” katanya.

Data BPJS Kesehatan KC Ungaran, sebanyak 61,7 persen dari total jumlah penduduk di Kabupaten Semarang, Kendal dan Kota Salatiga sudah menjadi peserta. Dari total penduduk di tiga wilayah tersebut, yaitu 2.177.904 jiwa baru 1.344.823 penduduk yang terdaftar di BPJS Kesehatan.

Juliansyah menambahkan dari jumlah penduduk yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan 485.885 warga. “Jumlah keseluruhan penduduk di Kabupaten Semarang pada tahun 2017 yaitu 1.032.587. Jadi, tidak ada separuh dari total jumlah penduduk Kabupaten Semarang yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi hingga upaya jemput bola agar masyarakat dapat menjadi anggota program JKN-KIS. “BPJS Kesehatan mempermudah pendaftaran anggota baru, karena kami memiliki sejumlah kanal pendaftaran seperti datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan, website, care center, BPJS mobile, hingga kantor kecamatan,” katanya.

Dari sejumlah kanal pendaftaran tersebut, kata Juliansyah, pendaftaran di kantor BPJS masih mendominasi, disusul pendaftaran melalui care center 1500400. “Kami berterima kasih kepada pemerintah kabupaten/kota yang mengintegrasikan program Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah) ke JKN-KIS,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SDM BPJS Kesehatan KC Ungaran, Beny Susilo menambahkan terkait peserta Jamkesda terintegrasi JKN-KIS, untuk Kabupaten Semarang mencapai 36.130 peserta, 19.843 peserta dari Kendal dan 20.263 peserta dari Salatiga.

Selain ingin meningkatkan jumlah keanggotaan JKN-KIS, BPJS Kesehatan juga berupaya menambah jumlah fasilitas kesehatan mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Pada semester pertama tahun 2017 ini sudah ada 222 FKTP dan 15 FKRTL di tiga wilayah tersebut yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2016 lalu, yakni 217 FKTP dan 13 FKRTL,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sumur Tua Meledak Mirip Bom

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebuah sumur tua di Jalan Borobudur IX RT 7 RW III, Kelurahan Manyaran, Semarang Barat, Senin (26/2) sekitar pukul 11.50 kemarin, tiba-tiba...

Babat Egoisme, Bupati dan Pejabat Demak Baca Puisi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ada yang berbeda di taman sari teras pendopo bagian timur kemarin malam. Gema suara melengking dengan nada naik turun bersumber dari...

Panwas Amankan 168 Amplop Uang

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) Temanggung Pilkada 2018 diwarnai dugaan politik uang. Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) mengamankan sedikitnya 168  amplop berisi...

Kyai Langgeng Tambah Tiga Wahana Baru

MAGELANG - Perusahaan Daerah Objek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang menambah tiga wahana baru yang siap dioperasikan awal 2018 mendatang. Tiga...

Tagetkan Perda Sapu Jagad Rampung Maret

SEMARANG – DPRD Kota Semarang terus mengintensifkan pembahasan Raperda Ketertiban Umum. Pembahasan yang oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Semarang sudah berjalan dan diharapkan...

Area Parkir Luas, Dilengkapi Mal

RADARSEMARANG.COM - SELAIN unik, Bandara New Ahmad Yani Semarang juga mewah dengan fasilitas lebih lengkap dibanding bandara lama. Bandara yang dibangun terapung ini memiliki...