33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Per Hari, 20 Pasutri Bercerai

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG–Pasangan suami istri (pasutri) warga Kota Magelang yang bercerai, setiap hari rata-rata 20 pasangan. Sebagian besar gugat cerai. Tepatnya, istri menggugat cerai suami karena masalah ekonomi keluarga.

“Berdasarkan data yang ada, kebanyakan mengajukan cerai karena dilatarbelakangi masalah ekonomi, tidak memberi nafkah lebih dari 6 bulan dan ketidakharmonisan,” kata Wakil Ketua Pengadilan Agama Magelang, Muhlisoh, Kamis (24/8) kemarin.

Dikatakan, hingga Juli, angka perceraian yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Magelang mencapai 170 perkara. Jumlah ini dipastikan akan bertambah. Sebab, perkara yang masuk pada Agustus ini, masih belum terdata.

Muhlisoh menyampaikan, setiap tahunnya, perkara cerai yang masuk 300-400. “Jika dibandingkan dengan daerah tetangga Kabupaten Magelang, di sana dalam setahun bisa ribuan. Kita ini wilayahnya hanya meliputi tiga kecamatan saja,” jelas Muhlisoh.

Rincian perkara cerai yang tercatat di Pengadilan Agama, beber Muhlisoh, pada Januari (34 kasus), Februari (21), Maret (23), April (25), Mei (27), Juni (8) dan Juli (32). “Pendataan baru sampai Juli, karena Agustus masih berlangsung.”

Sementara itu, Panitera Muda (Panmud) Perdata Pengadilan Negeri Magelang, Jaka Purwanto, mengatakan, kasus perdata perceraian warga nonmuslim yang terjadi di Kota Magelang juga tergolong tinggi. Dari 25 jumlah kasus perdata yang ditangani Pengadilan Negeri (PN) Magelang, lanjut Jaka, selama satu semester terakhir ada sekitar 20 kasus perceraian. “Dari 25 kasus perdata, 80 persen di antaranya kasus perceraian yang mendominasi.” Jaka memastikan, kasus perceraian warga nonmuslim lebih sedikit dibandingkan dengan kasus perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kota Magelang. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kursi Stadion Akan Dibongkar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kontraktor proyek pemasangan tempat duduk di tribun timur Stadion Citarum Semarang dinilai asal-asalan. Sebab, pemasangan kursi penonton itu diduga tidak sesuai spesifikasi,...

Membahayakan, Koramil Dibongkar

MAGELANG—Kondisi bangunan Komando Rayon Militer (Koramil) 20 Salaman yang semakin tidak layak, akhirnya dibongkar oleh warga pada Minggu (5/11) kemarin. Pembongkaran dibantu anggota Polsek...

Dewan Siap Tertib Serahkan LHKPN

SEMARANG - DPRD Jawa Tengah terus melakukan berbagai upaya sebagai komitmen untuk pemberantasan korupsi. Salah satunya adalah seluruh anggota DPRD Jateng siap menyerahkan Laporan...

Kunjungan Perpustakaan Tingkatkan Minat Baca Siswa

RADARSEMARANG.COM -  Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku maka kita akan mengetahui apa yang ada di dunia luas. Maka kita harus menumbuhkan minat membaca. Minat...

32 Ban Serep BRT Trans Semarang Raib

SEMARANG – Pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang terus diterpa masalah. Kali ini, sebanyak 32 unit ban baru untuk cadangan armada BRT dilaporkan...

DPRD Cilacap Belajar Pengelolaan Terminal

TEMANGGUNG- Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap mengadakan kunjungan kerja di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Selasa (21/2). Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Cilacap...