33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Kejari Kawal Dana Desa

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MUNGKID—Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintahan, Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang menggelar sosialisasi penggunaan dana desa di GOR Gemilang. Melalui sosialisasi ini, diharapkan proses penggunaan dana desa semakin terencana, terukur, dan terlaksana dengan baik.

Sosialisasi dihadiri Kajari Kabupaten Magelang, Eko Hening Wardono, Plt Sekda Eko Triyono, sejumlah kepala dinas, dan kepala desa se-Kabupaten Magelang. Sosialiasi yang sama juga, digelar serentak di seluruh Indonesia.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang Eko Hening Wardono mengatakan, sosialisasi Tim TP4D sebagai wadah pendampingan. Sekaligus, pemberian pemahaman kepada kepala desa tentang mekanisme penggunaan dana desa. Sehingga penyerapan anggaran lebih efektif.

“Sosialisasi ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai pendampingan agar penggunaan dana desa tidak terjadi penyimpangan dan penyerapan anggaran di desa lebih maksimal,” tegas Eko.

Kepala Inspektorat Kabupaten Magelang, Ismu Wulandari mengatakan, penggunaan dana desa di Kabupaten Magelang, masih belum optimal. Menurutnya, masih banyak desa yang belum menyerap anggaran dengan baik. ”Banyak Silpa di 2016 karena tidak terserap dan harus dimasukkan lagi pada 2017.”

Juga masih banyak desa yang belum menyusun surat pertanggungjawaban dengan baik. Pembayaran PPH dan PPN juga belum dilakukan. ”Kita berharap kalau merekrut tenaga ahli di desa, yang sesuai kompetensinya.”

Ismu menyampaikan, sejauh ini pihaknya belum bisa optimal dalam melakukan pendampingan desa. Dari 367 desa, baru 160 yang dilakukan pendampingan.

Di Kabupaten Temanggung, pada hari yang sama juga berlangsung sosialisasi penggunaan dana desa oleh Kejari setempat. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Temanggung, Fransisca Juwariyah, meminta kepada para kepala desa agar tidak takut dan ragu menggunakan anggaran dana desa. Kejaksaan siap memberikan pengawalan hukum agar pemanfaatan dana desa berjalan sesuai ketentuan. Sehingga para kepala desa tidak tersandung masalah hukum.

Hal itu ditegaskan oleh Kajari Fransisca dalam sosialisasi dana desa oleh Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Desa( TP4D). Sosialisasi berlangsung di aula rumah dinas bupati, kompleks Pendopo Pengayoman.

Sosialisasi dana desa juga digelar TP4D Kabupaten Wonosobo yang dipimpin Kajari Wonosobo Agustinus di Ruang Mangunkusumo Setda, Kamis (24/8). Agustinus berharap, dana desa benar-benar dibelanjakan sesuai yang telah direncanakan desa.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo dalam kesempatan ini menjelaskan, selama kurun 2015 hingga semester kedua 2017, hanya terjadi 1 kasus penyimpangan dana transfer desa. Saat ini, kasus tersebut juga telah diselesaikan di pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor). (vie/san/cr2/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rise of The Legend, God Bless Malam Ini Gebrak Dupan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Band rock legendaris Indonesia, God Bless, malam ini (21/12), siap menggebrak panggung Sahid International Convention Centre (SICC) komplek Dupan Suare Pekalongan,...

201 Bencana Terjang Jateng

SEMARANG - Jateng mulai dilanda cuaca ekstrim. Karena itu, masyarakat diimbau terus meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi terjadinya bencana. Informasi kejadian bencana pun harus cepat...

Akibat Jalan Berlubang, Any Tewas

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kembali terjadi kecelakaan di wilayah Kecamatan Warungasem Batang, Jawa Tengah. Kecelakaan ini, diakibatkan jalan yang rusak parah dan berlubang akibat sering...

Ingatkan Tak Sebar Hoax dan Persekusi

MUNGKID—Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) KH Choirul Muna meminta masyarakat untuk tidak mudah menghujat, mencaci maki, bahkan mendiskreditkan seseorang melalui medsos...

MUI Dorong Terwujudnya UU Antiterorisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah bersama pimpinan ormas Islam Jateng mengecam aksi teror di Mako Brimob dan...

Pembelajaran Berorientasi Bisnis dan Produksi

RADARSEMARANG.COM - Program teaching factory (Tefa) merupakan perpaduan pembelajaran Competency Based Training (CBT) dan Production Based Training (PBT). SMK Negeri 7 Purworejo juga menerapkan...