33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Bos Zentrum Akui BG Tak Bisa Cair

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANGBos CV Zentrum (sekarang sudah pailit dan berganti nama Zentrum MK), Tjan Wen Hung diperiksa atas perkara dugaan perbuatan memalsukan perjanjian jaminan fidusia terhadap empat chassis bus yang dimiliki PT Hartono Raya Motor, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (24/8).

Selain Tjan Wen Hung, Kepala Cabang PT Citra Mandiri Multi Finance Semarang EC. Erny Novita juga diperiksa sebagai terdakwa. Sedangkan bos CV Lancar Motor Setiyono Raharjo diperiksa satu hari sebelumnya.

“Saya disidangkan, karena dianggap telah melakukan pemalsuan covernute PT Hartono Raya Motor. Covernute fungsinya sebagai kelengkapan administrasi kredit leasing, saya memang ada hubungan jual beli dengan Hartono Raya Motor terhadap casis bus,” kata Tjan Wen Hung dihadapan majelis hakim yang dipimpin Sigit Heriyanto.

Dia juga mengaku pembelian casis bus dengan cara tunai melalui BG (bilyet giro), yakni dengan cara off the road. Dijelaskannya, off the road adalah pembelian chassis bus secara terputus, artinya kepengurusan surat-surat menjadi hak dirinya sebagai pembeli.

Dia juga mengaku, kalau membeli dalam bentuk chassis jelas belum bisa keluar STNK dan BPKP. Melainkan harus keluar terlebih dahulu surat keterangan dari karoseri, yang menyatakan chassis sudah diproses menjadi bus, termasuk pengurusan nomor rangka dan nomor mesin yang dikeluarkan dishub dari karoseri.

“Jadi 4 chassis bus sudah dibayar lunas dengan 12 BG pada 12 Juli 2013. Tapi BG ternyata ada yang tidak bisa tercairkan karena perusahaan saya di pailitkan, kalau klaim dari Hartono Motor yang tidak bisa dicairkan memang saya sempat katakana, akan menunda sampai Agustus 2013,”jelasnya.

Namun demikian, lanjut Tjan Wen Hung, Agustus memang belum bisa dicairkan karena dia mengalami kesulitan ekonomi, sehingga ia kemudian membuat surat ke Hartono Raya Motor. Ia juga mengaku melesingkan chassis bus tersebut untuk pembiayaan pembuatan body bus lengkap.

“Casis itu jelas sudah milik saya, adapun DP yang saya berikan Rp10juta, sisanya dengan BG, untuk leasingnya saya kerjasama dengan Lancar Motor. Jadi peran Lancar Motor (Setiyono,red) yang membikin semua persyaratan dokumen, termasuk surat pernyataan penyerahan BPKB atau covernute,”kata Tjan Wen Hung saat dicecar majelis hakim.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Citra Mandiri Multi Finance Semarang, EC. Erny Novita juga mengaku bingung dirinya dijadikan terdakwa, karena dianggap ada indikasi pemalsuan surat. Bahkan ia sendiri mengaku tidak mengetahui surat yang mana.

“Saya nggak pernah membuat surat. Saya berhubungan dengan terdakw I dan II memang benar, seingat saya April 2013, saya dapat order dari Lancar Motor berupa pembiayaan bus bukan chassis,” kata terdakwa Erni Novita, yang diperiksa terpisah. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ansor Demak Deklarasi Tolak Sistem Khilafah HTI

DEMAK- Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Demak dengan tegas menolak ide khilafah yang diperjuangkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Hal ini mengemuka dalam deklarasi tolak...

Jamal Kashoggi di Kesaksian Calon Istri

Oleh: Dahlan Iskan Sudah sebelas jam calon istri itu menunggu calon suaminya. Belum juga keluar. Sang calon suami sudah berpesan. Sebelum memasuki bangunan rendah itu. ”Kalau...

348 Pecandu Narkoba Direhabilitasi

MAGELANG- Sejak 2015 hingga awal 2017 ini, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung telah merehabilitasi 348 pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Rinciannya 312...

Kenalkan Kuliner dan Budaya Masing-masing

SEMARANG - Ratusan mahasiswa asing dari berbagai PTN/PTS Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat  menggelar Internasional Student Summit (ISS)2017 di gedung ICT...

Bawa 1 Poin dari Rembang

REMBANG – PPSM Sakti Magelang masih menjaga peluang lolos ke babak play off agar tetap bertahan di Liga 2 musim depan. Tambahan 1 poin...

Jembatan Kayu Putus, Truk Terjun ke Sungai

DEMAK - Jembatan kayu  di atas Kali Serang yang menghubungkan Desa Rejosari, Kecamatan Mijen, Demak dengan Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, pagi kemarin...