Semua Klub Tuan Rumah Ikut Ambil Bagian

  • Bagikan
BUKA LAGA GANDA: Pertandingan ganda anak putra bakal kembali digelar pada kejuaraan bulutangkis multicabang Kedu tahun ini.
BUKA LAGA GANDA: Pertandingan ganda anak putra bakal kembali digelar pada kejuaraan bulutangkis multicabang Kedu tahun ini.

MAGELANG – Tak kurang dari 250 atlet dari 20 klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) di wilayah Kedu bakal tampil dalam ajang Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Djarum Magelang ini akan dimulai hari ini, Jumat (25/8) pukul 08.00 WIB, dan dijadwalkan selesai pada Minggu (27/8) mendatang.

Sebanyak 250 lebih pebulutangkis yang turun merupakan pemain binaan klub bulutangkis dari berbagai daerah. Meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen.

“Kota Magelang sendiri akan menyertakan semua klub bulutangkis yang ada untuk mengikutkan pemainnya bertanding. Selain bentuk partisipasi aktif sebagai tuan rumah, juga sarana pembinaan. Hal ini selalu kami ingatkan. Jangan cuma latihan saja tapi juga harus sering-sering ikut kejuaraan. Apalagi, tempat kejuaraannya kan dekat, jadi tidak repot,” papar Koordinator Wilayah (Korwil) Pengprov PBSI Jateng, Kukuh Santoso, di sela pemantauan persiapan kejuaraan di GOR Djarum Magelang, kemarin.

Klub – klub bulutangkis Kota Magelang yang tampil, antara lain Perkumpulan Bulutangkis (PB) Surya Tidar, PB Jaya Agung, PB Singa Yehuda, PB Ihsanul Fikri (IT) dan PB Palapa. Dari Kabupaten Magelang ada PB Bhineka, PB Perkasa, PB Harapan Jaya. Sedangkan klub dari kota / kabupaten lainnya, ada PB Tunas Pamor, PB Garuda, PB BST, PB Garuda Jaya, PB Mutiara, PB Bina Satria Tangkas, PB SYP, PB Garuda Jaya, PB Bina Pratama, PB Sagita.

Menurut Kukuh Santoso, pada kejuaraan Djarum Foundation Bulutangkis Multi Cabang Kabupaten / Kota Se-Eks Karesidenan Kedu VI 2017, panitia sengaja tidak menggelar pertandingan kelompok dewasa putra. Baik laga tunggal tunggal maupun ganda. Pasalnya, hingga batas waktu pendaftaran peserta, kuota peserta tidak terpenuhi.

“Tahun ini kami tidak mengadakan kelas tunggal/ganda taruna dewasa putra karena kekurangan atlet. Namun begitu, tentu tidak mengurangi keseruan turnamen ini. Karena ajang tingkah karesidenan, gengsinya lebih dibandingkan kejuaraan di daerah masing-masing. Para atlet sudah tidak sabar tampil bertanding,” ungkapnya.

Kota Magelang sebagai tuan rumah, lanjut Kukuh, memiliki kans untuk mengungguli hasil kejuaraan. Hal ini, salah satunya dengan menilik pencapaian pada kejuaraan multicabang tahun lalu yang mampu tampil mendominasi. (fiq/adv)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *