33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Segera Siapkan Taekwondoin ke Kejurnas

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah segera membentuk skuad untuk tampil ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Senior, yang akan berlangsung di Jakarta, November mendatang.

Hasil Kejurprov di Solo 5-6 Agustus lalu dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017 di Semarang 10-21 September menjadi referensi bagi pengurus TI Jateng serta tim pelatih untuk penentuan atlet yang akan tampil di Kejurnas Senior.

Kabid Binpres Pengprov TI Jateng Singgih Hendarto mengatakan, meski November tak lama lagi, namun pihaknya tidak mau terburu-buru menentukan nama-nama taekwondoin untuk kejurnas. “Saat ini kami masih konsentrasi dulu di Popnas. Setelah itu baru akan dibentuk skuad untuk Kejurnas Senior. Ajang Popnas, termasuk yang kami pantau, jadi meski pelajar tapi kalau kami anggap mampu bersaing di level kejurnas, terbuka kemungkinan kami pilih,” tegasnya.

Diungkapkan, saat ini sebenarnya pihaknya sudah mempunyai gambaran, siapa saja taekwondoin di tiap kelas baik kyorugie maupun poomsae yang layak tampil di Kejurnas. Namun, tim pelatih dari pengurus TI Jateng khususnya binpres dan litbang akan mencermati hasil Popnas, serta mengevaluasi Kejurprov yang lalu, agar mendapatkan taekwondoin terbaik di tiap kelasnya nanti.

Terkait dengan evaluasi Kejurprov lalu, untuk kategori senior, beberapa atlet pelatda bahkan atlet yang mewakili Jateng di PON 2016 lalu kalah. Menurut Singgih, prestasi atlet memang dinamis. Siapa yang lebih disiplin berlatih, maka akan mendapatkan hasil yang lebih baik. “Bisa jadi para atlet PON atau pelatda kurang intensif berlatih jelang Kejurprov lalu, meski mereka punya teknik yang lebih bagus,” paparnya.

Singgih juga mengapresiasi prestasi para atlet taekwondo Jateng yang semakin merata. Meski Kota Semarang dan Solo masih dominan, namun beberapa daerah mulai menunjukkan tajinya. Seperti Kendal yang menjadi runner up juara umum di kategori junior mengalahkan Solo. “Daerah lain seperti Banyumas dan Grobogan juga mulai menggeliat. Ini bagus untuk masa depan taekwondo Jateng di pentas nasional, termasuk di PON 2020 mendatang,” tandasnya.

Pada Kejurprov lalu, antusiasme peserta sangat baik. Sebanyak 600 atlet taekwondo junior dan senior tampil dalam event tahunan yang digelar di Sritex Arena, Solo. Atlet tersebut berasal dari 35 kabupaten/kota di wilayah Jateng.

Ketua Pengprov TI Jateng Tanu Kismanto mengatakan kejurprov taekwondo merupakan agenda tahunan yang digelar Pengprov TI Jateng dengan tujuan untuk melahirkan bibit muda taekwondo dan mengasah kemampuan atlet agar mampu membawa nama baik Jateng ditingkat nasional dan internasional. “Taekwondo Jateng selama ini cukup disegani di level nasional. Ke depan kami bertekad bisa mempertahankan tradisi perolehan mendali emas dalam setiap PON. Kejurprov ini bisa dimanfaatkan pelatih untuk menambah jam terbang atlet khususnya yang junior,” kata dia. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Beri Bantuan Penyandang Stroke dan Siswa Dhuafa

SEMARANG - Tim Pendayagunaan Solusi Zakat Indonesia (SZI) yang merupakan mitra jejaring Solo Peduli LAZ tingkat Provinsi Jawa Tengah, memberi bantuan kursi roda kepada...

Akad Kredit Apartemen

PT PP Properti Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan penandatanganan kredit yasa griya (KYG) dan Penandatanganan Akad Kredit Pemilikan Apartment (KPA)...

Bikin Kotor Trotoar

SEJUMLAH pedagang bunga Pasar Kalisari, Semarang  membuat karangan bunga di atas aera pedestrian. Hal tersebut selain mengganggu pejalan kaki, juga membuat kotor dan pemandangan...

Polres Bantu 8 Ribu Liter Air Bersih

KENDAL—Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, selama tiga bulan terakhir ini mengalami kesulitan air bersih. Hal itu lantaran terjadinya kemarau panjang tahun ini. Untuk memenuhi...

Pengukuhan Pengurus FKSB

RADARSEMARANG.COM - EXPO Kegiatan Ormas akan digelar 15-16 Maret 2018 di DP Mal Semarang. Acara akan dibuka oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti...

Sewa Eks Tanah Bengkok Melonjak

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Sejumlah warga Macanan RT 03 RW 02 Sidorejo Kidul Tingkir mengadu kepada walikota terkait permohonan pembebasan tanah eks bengkok yang sudah...