33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

PDIP Berharap Lawan Kotak Kosong

Pilgub Jateng 2018

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG-Sejumlah partai politik (parpol) berencana menjalin koalisi agar hanya muncul dua calon pada Pilgub Jateng, 2018 mendatang. Seperti yang dilontarkan Ketua DPD I Partai Golkar Jateng, Wisnu Suhardono, beberapa waktu lalu, pihaknya berharap koalisinya bisa duel head to head dengan PDIP yang notabene masih mendominasi di Jateng.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Pemenangan PDIP yang juga Bendahara DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng enggan berkomentar. Menurutnya, head to head hanya akan terlihat ketika sudah ada pengesahan pasangan calon oleh KPU. “Sekarang, kami masih berkomunikasi dengan semua parpol. Dalam waktu dekat, malah akan ada pertemuan pimpinan parpol-parpol lagi,” katanya.

Dia justru berharap, hanya muncul satu pasangan calon saja. Jika semua partai bergabung dalam satu koalisi dan melawan kotak kosong, akan sangat menghemat energi. Sebab, di tahun yang sama, parpol juga harus bekerja dan berpikir keras menghadapi Pilkada di 7 daerah di Jateng.

“Kalau saya inginnya lawan kotak kosong. Soalnya habis itu ada Pemilu Legislatif. Jadi benturan itu (head to head) dihindari harusnya. Tapi itu pendapat pribadi saya. Belum komentar resmi dari partai,” terangnya.

Sebelumnya,Wisnu Suhardono, mengaku tidak gentar jika partainya harus duel PDIP yang notabene masih menguasai di Jateng. Tapi dengan syarat, Golkar berkoalisi dengan partai lain. “Menurut pengalaman dan pengamatan saya, kalau head to head siapa pun dengan PDIP menarik. Probilitinya untuk menang lebih tinggi daripada calonnya tiga orang,” katanya.

Dia menganggap, head to head menjadi menarik lantaran PDIP sendiri menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri. Tapi jika ada tiga pasang, menurut Wisnu, akan menguntungkan PDIP yang memiliki basis besar di Jateng. “Kalau calonnya tiga, secara teori menguntungkan PDIP. Meski praktiknya tergantung di lapangan. Tapi kita harus bicara teori juga,” imbuhnya.

Saat ini, pihaknya mengaku masih melakukan penjajakan dan komunikasi dengan parpol lain demi menjalin koalisi. Selain untuk menghimpun kekuatan meruntuhkan dominasi PDIP, untuk memenuhi syarat maju Pilgub karena kursi di DPRD Jateng belum menyentuh 20 persen.

Salah satu partai yang punya kedekatan dengan Golkar adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Seperti diketahui, koalisi Golkar dan PPP berhasil memenangkan Pilkada di empat daerah, yakni Demak, Batang, Banjarnegara serta Kota Salatiga. (amh/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...