33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Garap Kolam Renang dan Pemandian Air Hangat

Lagi, Somogede Tawarkan Wisata Baru

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Desa Somogede, Kecamatan Wadaslintang, kembali mengembangkan objek wisata desa. Kali ini, menawarkan wisata kolam renang dan pemandian air hangat.

PELUNCURAN objek wisata pemandian air hangat dan kolam renang di kawasan selatan Kabupaten Wonosobo ini, berlangsung pada Selasa (22/8) lalu. Warga optimistis, wisata baru tersebut akan menyedot banyak pengunjung.

Sebab, Somogede atau Wadaslintang, telah memiliki objek wisata cukup terkenal: Waduk Wadaslintang dan Lubang Sewu. Apalagi Somogede masih satu jalur dengan dua objek wisata tersebut.

Untuk diketahui, Somogede bagian dari desa kawasan Kusalamo (Kumejing, Sanggrahan, Lancar, Somogede). Gabungan desa ini berafiliasi di bidang peningkatan ekonomi dan pariwisata. Mereka dinaungi oleh Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADes).

Objek wisata kolam renang dan air hangat, diinisiasi oleh Pemerintah Desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan elemen masyarakat. “Kita membuka wisata ini merujuk pada implementasi penggunaan dana desa sesuai amanat Menteri Desa dalam hal pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” jelas Kades Somogede, Marso.

Marso menambahkan, dibangunnya dua tempat wisata tersebut untuk mensejahterakan masyarakat di sekitar tempat wisata. Dari mana sumber anggaran? “Dana desa ditambah swadaya masyarakat Desa Somogede.”

Sekretaris Bappeda, Asngari, mengatakan, piknik atau berwisata sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Peluang ini patut ditangkap menjadi potensi ekonomi warga desa. Khususnya, bagi desa yang memiliki potensi wisata.

“Somogede termasuk salah satu desa yang concern ke wisata. Kemarin, baru me-launching Bukit Siloreng Indah. Sekarang kolam renang dan pemandian air hangat. Saya piker, makin banyak variasi yang ditawarkan.”

Asngari menyampaikan, objek wisata yang ada, perlu dikembangkan serta dipromosikan, baik melalui media cetak, elektronik, maupun media sosial. Kepada masyarakat, Asngari berharap agar tidak berkecil hati, mengingat jarak desa cukup jauh dari perkotaan. Sebab, tipikal pelancong saat ini cenderung tidak mempedulikan jarak.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Wonosobo, Asmoro, menyampaikan, tuntutan media sosial, membuat kebutuhan masyarakat untuk berkunjung ke wisata semakin tinggi. Utamanya, bagi muda-mudi. Sebab, budaya berfoto selfie di tempat wisata yang beragam, tengah menjadi gaya hidup remaja zaman sekarang.

“Pesan saya sebagai tuam rumah memiliki tanggung jawab memberi servis terbaik. Wisatawan merasa nyaman ketika berkunjung ke sini. Dan, harus ada kesan. Maka dari itu, penting juga untuk terus berinovasi mengembangkan wisata.” (cr2/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mengatasi Bencana Banjir Rob di Kabupaten Pekalongan

KAJEN - Komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menyelesaikan masalah rob di bukanlah pepesan kosong belaka. Sebelumnya telah ditempuh dengan pembangunan great land wall atau ...

Sensasi Pesta dengan Lagu Indonesia

SUARA Disko hadir sebagai pilihan remaja ibu kota untuk menghabiskan malam. Event yang digagas Diskoria itu dihelat rutin sejak 2015. Kegigihan mereka dalam mengibarkan...

Gaya Nasio Oke, Wester No!

RADARSEMARANG.COM - DI era yang begitu dahsyatnya teknologi ini yang namanya nasionalisme dan westernisasi berjalan beriringan.  Ada kalanya generasi muda sudah sulit membedakan mana...

NU-santara Mart Tingkatkan Ekonomi Umat

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Peluang bisnis ritel modern, dilirik oleh Nahdlatul Ulama (NU) Batang Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Bawang dengan mendirikan toko modern NU-santara...

PDIP Kota Semarang Optimistis Raih 19 Kursi 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemilihan legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 mendatang tidak lagi memakai rumus Quota Hare atau bilangan pembagi pemilih (BPP) dalam penghitungan kursi dewan....